Harga Minyak Kembali Naik Gara-gara China

Jum'at, 01 Juli 2016 - 10:41 WIB
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali Naik Gara-gara China
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia kembali merangkak ke atas pada Jumat (1/7/2016), dimana Brent kembali ke level di atas USD50 per barel, karena investor memposisikan diri untuk kenaikan harga lebih pada tahun ini.

Melansir Reuters, minyak berjangka London Brent diperdagangkan naik 33 sen ke level USD50,04 per barel pada 00:26 GMT. Di Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) minyak mentah naik 28 sen ke USD48,61 per barel.

Para pedagang mengatakan harga yang lebih tinggi merupakan hasil dari fisik pengetatan pasar, dimana kelebihan pasokan besar menyebabkan kemerosotan pada tahun 2014-hingga 2016 sekarang ini. Sehingga ingin dibawa kembali seimbang.

ANZ Bank menganalisa kenaikan harga minyak karena perlambatan ekonomi di Asia dan ketidakpastian ekonomi dunia setelah Brexit, dipandang sebagai alasan para pedagang keuangan untuk memasukkan uang ke komoditas.

Analis JP Morgan Chase & Co, Ying Wang menulis bahwa kenaikan harga minyak dipicu oleh meningkatnya impor minyak mentah China. Melansir Bloomberg, Jumat (1/7/2016), Wang mengatakan pada tahun ini, impor minyak mentah China meningkat 16% dan menyaingi AS sebagai pembeli minyak terbesar di dunia. Permintaan itu seiring dengan gangguan pasokan dari Kanada dan Nigeria, dan membantu harga minyak meningkat sekitar 80% sejak Januari ini.

"China telah mengambil kesempatan dari harga minyak yang lebih rendah sejak awal 2015 untuk mempercepat cadangan minyak bumi mereka, demi pembangunan strategisnya,” kata Wang.

Impor China melonjak ke rekor 8.040.000 barel per hari sejak Februari. Negeri Tirai Bambu mungkina akan melampaui AS sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, dengan rata-rata pengiriman 7,5 juta barel per hari.

Dahaga China akan minyak ditengarai oleh proyek pembangunan strategis mereka. Setelah pembangunan strategis tahap I tahun 2009 selesai, mereka akan melanjutkan pembangunan strategis tahap kedua, yang ditargetkan rampung pada tahun 2020.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
4 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
4 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
4 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
4 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
4 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved