Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:21 WIB
loading...
Pasokan Teluk Pulih,...
Harga minyak mentah Brent kembali melemah pada perdagangan Rabu (24/6). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah Brent kembali melemah pada perdagangan Rabu (24/6) turun ke bawah USD76 per barel untuk hari ketiga berturut-turut seiring mulai pulihnya arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz pasca-kesepakatan sementara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Penurunan tersebut memperpanjang koreksi harga Brent yang telah merosot lebih dari 35% dibandingkan puncaknya pada April 2026 di atas USD120 per barel. Level harga saat ini mendekati posisi sebelum eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari lalu.

Kesepakatan memorandum antara Washington dan Teheran yang diteken pada 17 Juni 2026 mencakup penghentian operasi militer serta pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Baca Juga: Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab

Dikutip dari US News, kembalinya pasokan minyak yang sempat tertahan membuat pasar kembali dibanjiri suplai dalam waktu relatif singkat.
Analis Kpler Muyu Xu memperkirakan sekitar 93 juta barel minyak non-Iran sempat tertahan di kawasan Teluk Persia selama penutupan Selat Hormuz. Selain itu, sekitar 72 juta barel minyak mentah Iran juga masih tersimpan di kapal tanker di wilayah barat Chabahar.

Lembaga keuangan UBS memperkirakan sekitar 80% pasokan minyak yang sempat terganggu akan kembali normal dalam tiga bulan ke depan dan mencapai sekitar 90% pada akhir tahun. Kondisi tersebut mulai tercermin pada pasar fisik minyak mentah global.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved