Perbankan Nilai Penurunan BI 7-Days Repo Rate Langkah Tepat

Perbankan Nilai Penurunan BI 7-Days Repo Rate Langkah Tepat
Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya menilai, tingkat suku bunga yang rendah sangat memengaruhi perbankan syariah. Foto: Grafis/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya menilai, tingkat suku bunga (BI 7-Days Repo Rate) yang rendah sangat memengaruhi perbankan syariah. Karena, sektor perbankan syariah sangat bergantung pada sektor riil.

Menurutnya jika sektor riil jaya, maka return dari sektor perbankan syariah juga akan bagus. "Kalau kita lihat rezim sekarang akan turun ya, karena LPS rate saja sudah turun. BI Repo Rate mungkin akan turun sedikit (0,25%)," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Dia menjelaskan, ketika pada 2008-2012 saat terjadi penurunan suku bunga BI rate, perbankan syariah langsung naik growth-nya. Sedangkan pada 2012 begitu kenaikan BI rate, perbankan syariah cukup stagnan ke bawah karena biaya dana menjadi lebih mahal.

"Syariah menganut akad mudharabah atau bagi hasil atas dana yang dikumpulkan dari usaha-usaha yang dibiayai bank syariah. Sehingga, bila suku bunga kebijakan turun, return bank syariah menjadi lebih bagus karena kami menggunakan konsep bagi hasil," kata Hanawijaya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Maryono menuturkan, penurunan BI 7-Days Reverse Repo Rate ini menunjukkan suku bunga sudah mulai turun dan likuiditas cukup longgar. "Dengan demikian diharapkan bunga dana bisa turun diikuti penurunan kredit perbankan," tandasnya.


(izz)
dibaca 2.864x
Top