Pertamina Tiba-tiba Batalkan Kenaikan Harga Pertamax

Jum'at, 15 Mei 2015 - 00:15 WIB
Pertamina Tiba-tiba...
Pertamina Tiba-tiba Batalkan Kenaikan Harga Pertamax
A A A
JAKARTA - Entah apa yang terjadi, PT Pertamina (persero) meralat pengumuman kenaikan harga BBM jenis pertamax mulai 15 Mei 2015, pukul 00.01 WIB dinihari. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyatakan, tidak ada kenaikan harga seluruh jenis BBM yang dipasarkan perusahaan.

Dia menyebutkan penegasan tersebut sebagai klarifikasi perusahaan terkait dengan kesimpangsiuran berita yang beredar di masyarakat atas kenaikan harga BBM.

"Sejak diberlakukannya Perpres 191 tahun 2014, penetapan harga BBM diregulasi oleh pemerintah. Di mana BBM jenis tertentu, yaitu solar dan kerosene, serta BBM penugasan, yaitu premium untuk wilayah di luar Jawa, Madura, Bali ditetapkan oleh pemerintah. Adapun BBM umum, dalam hal ini premium yang dipasarkan di Jawa, Madura, dan Bali ditetapkan oleh badan usaha," ujar Wianda kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (14/5/2015) malam.

Wianda melanjutkan, untuk bahan bakar khusus yang terdiri dari pertamax, pertamax plus, pertamax racing, pertamina dex, produk bahan bakar komersial yang sepenuhnya menjadi kewenangan badan usaha, yaitu Pertamina. Untuk bahan bakar khusus tersebut juga tidak akan mengalami perubahan harga per 15 Mei 2015.

“Sampai dengan saat ini, baik pemerintah maupun Pertamina sesuai dengan kewenangannya tidak melakukan perubahan harga solar/biosolar bersubsidi maupun premium. Demikian juga harga bahan bakar khusus tidak mengalami perubahan untuk periode 15 Mei 2015. Kami harapkan informasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” tandasnya.

Untuk mamastikan kebenaran kabar tersebut, Sindonews mencoba menghubungi Wianda melalui pesan singkatnya. Dia membenarkan hal itu. "Benar mas, 15 Mei harga masih tetap".

"Tadi Pak AB (Ahmad Bambang) jg yang konfirmasi pembatalan ke saya," tulis Wianda.

Sebelumnya, Pertamina menaikkan harga bahan bakar khusus. Kenaikan itu mereka sebutkan terhitung mulai 15 Mei 2015 pukul 00.00 WIB. Harga jual pertamax naik menjadi Rp9.600 per liter, dari sebelumnya Rp8.800 per liter.

Wianda menyebutkan kenaikan harga BBM tersebut dipicu oleh harga indeks pasar untuk produk BBK yang meningkat di pasar internasional. "Faktor rutin seperti harga indeks pasar untuk produk BBK yang meningkat di pasar internasional," ucapnya.

Sementara itu, harga BBM jenis premium dipastikan tidak mengalami kenaikan. Harga jualnya tetap Rp7.400 per liter.

Berikut harga BBM yang sebelumnya disebutkan mengalami kenaikan:

Pertamax‎: Rp9.600 per liter
Pertamax plus: Rp10.550 per liter
Pertamax dex: Rp12.200 per liter
Premium: Rp7.400 per liter

Surat edaran Pertamina sebelumnya
.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Turun Saat Diramal Naik, Ini Daftar Lengkapnya
BBM Naik, Harga Pertamax...
BBM Naik, Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Terpaut Rp1.400, Apa Bedanya?
Guru Besar UGM: Migrasi...
Guru Besar UGM: Migrasi Pengguna Pertamax ke Pertalite Tak Akan Terjadi
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Turun, Segini Banderol Pertamax hingga Pertamax Turbo Hari Ini
BBM Pertamina Turun...
BBM Pertamina Turun Harga, Cek Banderol Pertamax hingga Pertamax Turbo Hari Ini
Simak, Daftar Harga...
Simak, Daftar Harga BBM Pertamax hingga Dexlite Hari Ini di Semua Provinsi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved