SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:35 WIB
loading...
SPKS Dorong Riset BPDP...
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendorong hasil riset yang didanai BPDP dapat memberikan manfaat langsung bagi petani sawit. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendorong hasil riset yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dapat memberikan manfaat langsung bagi petani sawit melalui penerapan teknologi yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Organisasi tersebut menilai hasil penelitian tidak seharusnya berhenti pada publikasi ilmiah maupun paten, tetapi mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan kesejahteraan pekebun.

"Sedianya riset-riset itu bisa menghasilkan teknologi yang murah bagi petani dan bisa dimanfaatkan secara luas oleh para petani guna meningkatkan produktivitas kebunnya," kata Ketua SPKS Sabarudin di sela Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat

Sabarudin mengatakan harapan tersebut disampaikan seiring pelaksanaan PERISAI 2026 yang menjadi ajang diseminasi hasil penelitian serta mempertemukan pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan organisasi petani untuk memperkuat ekosistem inovasi di sektor kelapa sawit.

Berdasarkan data BPDP, Program Grant Riset Sawit sejak 2015 telah mendukung 466 kontrak penelitian dengan melibatkan 109 lembaga penelitian, 1.873 peneliti, dan 383 mahasiswa. Program tersebut menghasilkan 395 publikasi ilmiah serta 84 paten dengan total pendanaan sekitar Rp921 miliar untuk mendukung peningkatan daya saing industri kelapa sawit nasional.

Meski demikian, SPKS menilai besarnya dana riset yang berasal dari BPDP perlu diikuti manfaat yang lebih nyata bagi petani sawit, terutama pekebun plasma dan swadaya. Menurut Sabarudin, penelitian yang didanai BPDP semestinya mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan, mulai dari peningkatan produktivitas kebun rakyat, pemenuhan sistem ketertelusuran (traceability) guna memenuhi regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR), hingga penguatan kelembagaan koperasi petani.


Ia menuturkan masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses teknologi budidaya yang efisien dan terjangkau. Padahal, penerapan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung praktik perkebunan sawit yang berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Percepat Realisasi Peremajaan...
Percepat Realisasi Peremajaan Sawit Rakyat, RSI Usul Pemberdayaan Petani
Punya Peran Strategis,...
Punya Peran Strategis, Petani Sawit Harus Mulai Masuk ke Level Industri
Penertiban Sawit Diminta...
Penertiban Sawit Diminta Harus Hadirkan Kepastian Hukum dan Keadilan bagi Petani
Penataan Kawasan Hutan...
Penataan Kawasan Hutan Dinilai Kunci Tata Kelola Industri Sawit ke Depan
Program Sawit Dorong...
Program Sawit Dorong UMKM Desa Wisata Tanjung Lesung Lebih Produktif
Olenka dan BPDP Gelar...
Olenka dan BPDP Gelar SWOT di Bekasi, Kupas Manfaat Sawit untuk Keseharian
Petani Sawit Bersertifikat...
Petani Sawit Bersertifikat RSPO Sulit Jual Kredit: SPKS Minta Sistem Pasar Diubah
Rekomendasi
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved