IHSG Berpeluang Menguat Tipis, Cermati Saham Ini
Selasa, 19 Mei 2015 - 08:14 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Tipis, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki peluang kembali bergerak variatif cenderung menguat tipis.
“Apalagi masih ada utang gap atas di level 5.403-5.424. Meski kami berharap penguatan dapat berlanjut, namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah,“ kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.215-5.228 dan resisten 5.245-5.253. Laju IHSG kemarin berada di bawah area target resisten 5.248-5.273, namun mampu bertahan di atas target support 5.200-5.216.
Reza menjelaskan, pergerakan variatif dan fluktuatif masih mewarnai IHSG seiring perbedaan pandangang antara pelaku pasar. Sebagian Pelaku pasar ada yang berkeinginan untuk profit taking melihat akan terbatasnya kenaikan IHSG pasca 3-4 hari kenaikan.
Tetapi, sebagian lainnya memilih untuk tetap bertahan di pasar dengan mempertimbangkan masih cukup rendahnya level IHSG saat ini jika dibandingkan level sebelum kejatuhan pada akhir April lalu.
Fluktuatifnya IHSG turut terimbas dari variatifnya gerak bursa saham Asia. Bahkan menghijaunya laju bursa saham Asia juga tidak membuat IHSG bergeming. Tidak hanya itu, kembali turunnya rupiah dan masih adanya nett sell asing turut menambah sentimen negatif.
Namun, masih adanya dorongan beli membuat IHSG mampu berbalik positif di awal pekan ini. Investor asing catatkan nett sell dari net sell Rp168,83 miliar menjadi net sell Rp450,23 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp325-Rp348. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp335.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.300-Rp5.525. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.400.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp9.075-Rp9.350. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp9.200.
PT Link Net Tbk (LINK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.075-Rp5.600. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.425.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.115-Rp1.175. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.135.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp440-Rp475. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp457.
“Apalagi masih ada utang gap atas di level 5.403-5.424. Meski kami berharap penguatan dapat berlanjut, namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah,“ kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.215-5.228 dan resisten 5.245-5.253. Laju IHSG kemarin berada di bawah area target resisten 5.248-5.273, namun mampu bertahan di atas target support 5.200-5.216.
Reza menjelaskan, pergerakan variatif dan fluktuatif masih mewarnai IHSG seiring perbedaan pandangang antara pelaku pasar. Sebagian Pelaku pasar ada yang berkeinginan untuk profit taking melihat akan terbatasnya kenaikan IHSG pasca 3-4 hari kenaikan.
Tetapi, sebagian lainnya memilih untuk tetap bertahan di pasar dengan mempertimbangkan masih cukup rendahnya level IHSG saat ini jika dibandingkan level sebelum kejatuhan pada akhir April lalu.
Fluktuatifnya IHSG turut terimbas dari variatifnya gerak bursa saham Asia. Bahkan menghijaunya laju bursa saham Asia juga tidak membuat IHSG bergeming. Tidak hanya itu, kembali turunnya rupiah dan masih adanya nett sell asing turut menambah sentimen negatif.
Namun, masih adanya dorongan beli membuat IHSG mampu berbalik positif di awal pekan ini. Investor asing catatkan nett sell dari net sell Rp168,83 miliar menjadi net sell Rp450,23 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp325-Rp348. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp335.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.300-Rp5.525. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.400.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp9.075-Rp9.350. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp9.200.
PT Link Net Tbk (LINK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.075-Rp5.600. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.425.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.115-Rp1.175. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.135.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp440-Rp475. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp457.
(rna)
Lihat Juga :