Laku Pandai Mendorong Perluasan Akses Keuangan

Sabtu, 23 Mei 2015 - 11:08 WIB
Laku Pandai Mendorong...
Laku Pandai Mendorong Perluasan Akses Keuangan
A A A
MALANG - Program layanan keuangan tanpa kantor atau laku pandai diharapkan dapat meningkatkan jangkauan perbankan terhadap masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Dengan laku pandai, masyarakat yang akan melakukan transaksi perbankan tidak perlu lagi mendatangi kantor bank. Mereka cukup berhubungan dengan agen yang merupakan perpanjangan tangan dari perbankan. Product & Customer Experience Head BTPN Wow! Achmad Nusjirwan Sugondo mengatakan, laku pandai merupakan konsep revolusioner yang akan mengubah peta perilaku masyarakat Indonesia dalam mengakses perbankan.

Menurutnya, merupakan suatu kebanggaan bagi BTPN untuk dapat dipercaya menjadi salah satu pionir dalam inisiatif ini. Untuk menjawab inovasi laku pandai, BTPN menggagas BTPN Wow!, sebuah layanan perbankan bagi mass market yang memanfaatkan teknologi telepon genggam dan didukung jasa agen sebagai perpanjangan tangan BTPN.

”BTPN Wow! lahir dari proses panjang, yang diawali dengan menjadi bagian dalam uji coba branchless banking yang digagas oleh Bank Indonesia pada 2013,” ujar Achmad di sela-sela diskusi Laku Pandai; Akses Keuangan untuk Semua, yang digelar KORAN SINDO dan BTPN di Malang, Jawa Timur, kemarin.

Dia menambahkan, program tersebut merupakan langkah yang sangat penting karena dalam proses tersebut BTPN melihat secara langsung tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat untuk menabung di bank. ”Fokus BTPN dalam menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku UMKM, kami yakin ini menjadi salah satu keunggulan BTPN dalam implementasi laku pandai,” tutur Achmad.

Dengan hadirnya BTPN Wow!, kini masyarakat bisa menikmati berbagai layanan perbankan seperti pembukaan rekening, tarik dan setor uang melalui agen bank dengan biaya yang sangat murah.

Teknologi yang digunakan juga disesuaikan dengan target nasabahnya, yaitu menggunakan USSD atau Unstructured Supplementary Services Data. Teknologi ini memungkinkan segala jenis telepon genggam berbasis GSM (tidak harus smartphone ) untuk bertransaksi, bahkan dengan sinyal minimum.

Sementara itu, Kepala Bagian Informasi dan Dokumentasi Kantor Regional 3 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Iwan Nicky Moses mengatakan, program laku pandai diharapkan mampu meningkatkan penetrasi perbankan masyarakat karena segmentasi dan sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah.

Yosef naiobe
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Jurusan yang Lulusannya...
Jurusan yang Lulusannya Banyak Dibutuhkan Kementerian Keuangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved