Mafia Batu Bara Lebih Kelihatan dibanding Migas

Minggu, 24 Mei 2015 - 21:25 WIB
Mafia Batu Bara Lebih...
Mafia Batu Bara Lebih Kelihatan dibanding Migas
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Kardaya Warnika mengungkapkan mafia batu bara lebih mudah kelihatan daripada migas. Namun, belum ada pihak yang menyentuh.

"Mafia batu bara lebih kelihatan dari migas karena mafia migas kerjanya di luar negeri. Batu bara di dalam negeri, jadi kerjanya lebih kelihatan," ujarnya di Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Kendati demikian, Kardaya tidak bisa menjelaskan siapa mafia yang terjangkit di sektor batu bara. Tidak seperti migas yang sudah bisa dilihat keberadaannya.

"Tidak ada indikasi, tidak pernah investigasi, logika saja, ada apelabuhan bukan khusus batu bara. Itu kan bisa kelihatan," jelas Kardaya.

Adapun salah satu sebab kecurigaan adalah berbedanya data ekspor antara Indonesia dengan pihak luar negeri.

Sementara, indikasi pemerintah daerah ikut terlibat dalam jaringan mafia batu bara, Kardaya memandang hal tersebut belum bisa dipastikan.

"Sarangnya belum tahu, belum investigasi. DPR Komisi VII sudah bentuk panja minerba. Tujuannya agar minerba baik dan efisien," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
Tambal Defisit, Pemerintah...
Tambal Defisit, Pemerintah Didorong Perluas Ekspor Batu Bara
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved