Ekonomi Brazil Kuartal I Alami Kontraksi

Minggu, 31 Mei 2015 - 15:18 WIB
Ekonomi Brazil Kuartal...
Ekonomi Brazil Kuartal I Alami Kontraksi
A A A
RIO DE JANEIRO - Ekonomi Brazil kuartal pertama tahun ini mengalami kontraksi atau susut 0,2%. Angka tersebut menegaskan terjadi perlambatan dalam lima tahun, tetapi lebih kecil dari perkiraan para analis yakni 0,5%.

Seperti dikutip dari The News, Minggu (31/5/2015), pada tahun kemarin ekonomi Brazil hanya tumbuh 0,1%. Saat ini Brazil sedang mempersiapkan untuk menghadapi lebih berat tahun ini. Di mana pemerintah memperkirakan terjadi penurunan 1,2%, lebih besar dari kontraksi 1,0% yang diramalkan IMF.

Angka-angka tersebut menambah data ekonomi mengecewakan. Inflasi tahunan mencapai 8,17% pada April, jauh di atas target sebesar 4,5%. Menaikkan suku bunga untuk mengendalikan harga pun rumit karena sudah mencapai 13,25%. Namun, analis memperkirakan akan terjadi kenaikan tarif lain.

Presiden Brazil Dilma Rousseff mendorong pemotongan anggaran pemerintah dalam upaya untuk menopang pertumbuhan ekonomi lebih baik. "Pekerjaan sudah terpengaruh, jumlahnya sudah buruk. Pada April Brazil kehilangan 100.000 pekerjaan," kata Andre Leite, seorang analis di Sao Paulo konsultasi TAG.

"Meskipun kontraksi sedikit lebih kecil dari perkiraan, namun skenario ini masih buruk, dan semakin parah," kata Andre Ferreira, kepala perusahaan pialang Nova Futura.

Dia mengatakan, pemotongan anggaran pemerintah yang diumuknan pekan lalu sebesar USD23,3 miliar dapat menyebabkan kontraksi lebih lanjut.

Ekonomi Brazil pada kuartal terakhir 2014 hanya tumbuh 0,3%, setelah keluar dari resesi para kuartal sebelumnya dengan pertumbuhan 0,1%.

Di bawah Rousseff, ekonomi tidak pernah kembali ke pertumbuhan seperti pendahulunya, Luiz Inacio Lula da Silva yang mencapai pertumbuhan hingga 7,5% pada 2010.

Seperti sebagian besar negara di Amerika Latin, Brazil pun terpukul keras oleh penurunan harga komoditas yang dalam setelah booming pada tahun 2000-an.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Situasi Memanas, Brasil...
Situasi Memanas, Brasil Alami Krisis Politik di Tengah Pandemi
Hujan Lebat di Brasil,...
Hujan Lebat di Brasil, 29 Orang Tewas Akibat Banjir
Bolsonaro Pecat Menteri...
Bolsonaro Pecat Menteri Kesehatan Brasil, Serukan Buka Lagi Ekonomi
Bolsonaro Ingin Buka...
Bolsonaro Ingin Buka Lagi Perbatasan Brasil Meski Berisiko
Aktivis Pribumi Brasil...
Aktivis Pribumi Brasil Demo Memprotes Aksi Kekerasan yang Menjurus Pada Pemusnahan Suku Pribumi
Hujan Deras, Brasil...
Hujan Deras, Brasil Selatan Kembali Terendam Banjir
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
22 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
27 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
43 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
45 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
49 menit yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved