Industri Furnitur dan Kerajinan Tumbuh 4%

Kamis, 04 Juni 2015 - 11:03 WIB
Industri Furnitur dan...
Industri Furnitur dan Kerajinan Tumbuh 4%
A A A
JAKARTA - Di tengah lesunya pasar Eropa, industri furnitur dan kerajinan tangan nasional tetap mencatat pertumbuhan.

Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Amkri) mencatat hingga pertengahan Mei lalu industri sektor ini tumbuh 4%. Meski demikian, pertumbuhan tersebut belum sesuai dengan harapan yang seharusnya bisa double digit. ”Kami mengharapkan pertumbuhannya untuk furnitur 12% dan untuk kerajinan tangan sebesar 16% agar mencapai target ekspor USD5 miliar,” ujar Sekretaris Jenderal Amkri Abdul Sobur di Jakarta kemarin.

Menurutnya, pertumbuhan industri furnitur dan kerajinan tangan akan tumbuh pesat pada Juni hingga Juli mendatang. Namun, Oktober mendatang Abdul Sobur memperkirakan industri ini akan mendapatkan tekanan. ”Oleh karena, pameran bisa mendongkrak penjualan yang sangat besar. Ibaratnya kalau tidak pameran, bisa drop. Selain itu, peran pemerintah juga sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Ketua Amkri Soenoto mengatakan, selama ini ekspor furnitur dan kerajinan tangan kebanyakan ke Amerika dan Eropa. Namun, saat ini pasar Eropa sedang lesu karena mata uang Eropa, Euro, terdepresiasi terhadap dolar AS. ”Meski begitu, kami optimistis situasi ini hanya sementara dan dalam 6-9 bulan ke depan bisa normal,” ujarnya.

Soenoto melanjutkan, dalam menjaga agar industri ini tetap tumbuh, langkah yang paling penting adalah melakukan program efisiensi. ”Agar kita bisa bersaing, efisiensi yang dilakukan oleh para pengusaha tidak cukup dilakukan sendiri. Efisiensi faktor eksternal juga harus diefisienkan, misalnya biayabiaya di pelabuhan, harus dipangkas,” ungkapnya.

Wakil Ketua Umum Amkri Rudi Halim menambahkan, efisiensi yang dilakukan harus terlepas dari produksi yang berkaitan dengan tenaga manusia. ”Harus dimodernisasi dengan mesin, bahkan mesin-mesinnya juga harus tepat guna sehingga produktivitasnya meningkat,” imbuhnya.

Oktiani endarwati
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved