Bos Baru Bulog Janji Wujudkan Mimpi Indah Pemerintah
Senin, 08 Juni 2015 - 16:32 WIB
Bos Baru Bulog Janji Wujudkan Mimpi Indah Pemerintah
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang baru Djarot Kusumayakti berjanji akan mewujudkan mimpi indah pemerintah untuk masyarakat terkait penyerapan dan distribusi beras.
Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki keinginan agar Bulog dapat menyerap gabah dari petani sekitar 4 juta ton hingga akhir tahun. Sayangnya, Dirut Bulog yang lama Lenny Sugihat tidak sanggup dengan target besar tersebut.
"Pertama, sepintas saya berbicara intinya komisioning Bulog dalam bagian pemerintah, maka kita harus bisa melaksanakan mimpi indah pemerintah untuk masyarakat, saya tidak ingin kita dalam posisi berbesar," ujarnya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/6/2015).
Dia juga berjanji untuk menstabilkan harga barang kebutuhan pokok. Produsen akan mendapatkan harga yang wajar, konsumen pun dipastikan akan bisa membeli dalam harga yang wajar.
"Ini menjadi awal dengan kiblat yang sama, tentu bergerak di bidang yang sama," imbuh dia.
Menurut Djarot, pihaknya segera melakukan relaksasi organisasi guna membuat perjalanan Bulog mencapai mimpi indah pemerintah tidak terkendala. Bahkan, dia akan mengubah paradigma agar tidak selalu berada dibalik meja kerja, dan akan terjun langsung ke lapangan.
"Paradigma tidak banyak di meja, lalu ke lapangan. Intinya menyerap langsung yang ada di lapangan. Kami di Bulog bukan mengatakan yang lama kurang baik, tetapi setidaknya Bulog punya sumbangsih," pungkasnya.
Baca: Djarot Kusumayakti Jadi Bos Bulog Tanpa Pelantikan
Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki keinginan agar Bulog dapat menyerap gabah dari petani sekitar 4 juta ton hingga akhir tahun. Sayangnya, Dirut Bulog yang lama Lenny Sugihat tidak sanggup dengan target besar tersebut.
"Pertama, sepintas saya berbicara intinya komisioning Bulog dalam bagian pemerintah, maka kita harus bisa melaksanakan mimpi indah pemerintah untuk masyarakat, saya tidak ingin kita dalam posisi berbesar," ujarnya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/6/2015).
Dia juga berjanji untuk menstabilkan harga barang kebutuhan pokok. Produsen akan mendapatkan harga yang wajar, konsumen pun dipastikan akan bisa membeli dalam harga yang wajar.
"Ini menjadi awal dengan kiblat yang sama, tentu bergerak di bidang yang sama," imbuh dia.
Menurut Djarot, pihaknya segera melakukan relaksasi organisasi guna membuat perjalanan Bulog mencapai mimpi indah pemerintah tidak terkendala. Bahkan, dia akan mengubah paradigma agar tidak selalu berada dibalik meja kerja, dan akan terjun langsung ke lapangan.
"Paradigma tidak banyak di meja, lalu ke lapangan. Intinya menyerap langsung yang ada di lapangan. Kami di Bulog bukan mengatakan yang lama kurang baik, tetapi setidaknya Bulog punya sumbangsih," pungkasnya.
Baca: Djarot Kusumayakti Jadi Bos Bulog Tanpa Pelantikan
(izz)
Lihat Juga :