Djarot Akan Longgarkan Seleksi Penyerapan Beras

Senin, 08 Juni 2015 - 17:31 WIB
Djarot Akan Longgarkan...
Djarot Akan Longgarkan Seleksi Penyerapan Beras
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang baru Djarot Kusumayakti mengungkapkan, pihaknya bakal melonggarkan seleksi penyerapan beras dari petani. Hal ini dilakukan agar target serapan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar 4 juta ton dapat tercapai.

Sebab, di era kepemimpinan Lenny Sugihat, serapan beras petani oleh Bulog cukup minim hanya sekitar 1,2 juta ton dalam jangka waktu lima bulan.

"Jadi begini, katakanlah beras petani itu tidak memenuhi standar karena dianggap terlalu basah. Kadar airnya 14%-16% itu standar kita, ‎kalau yang lebih dari itu (kadar airnya) akan tetap kita serap," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Kendati demikian, penyerapan tersebut tetap akan dilakukan berdasarkan penyesuaian rata-rata harga tertentu (equivalent). Dengan demikian, penyerapan pun tidak dilakukan secara membabi buta.

"Misalnya di atas 14% berapa, di atas 16% berapa. Jadi kita akan tetap serap beras petani bagaimana pun kondisinya. Kan petani itu enggak semua tahu bagaimana kadar beras yang baik jadi tugas kita menyesuaikan itu," ucap dia.

"Jadi kita serap semua beras petani, tapi kita perbaiki standarnya. Kita tidak bisa paksakan petani memenuhi standar yang kita tetapkan. Tugas kita untuk itu. Jadi tetap kita serap beras petani tapi tidak membabi buta. Harus ada equivalent tertentu," terangnya.

Dengan demikian, sambung Djarot, pihaknya tetap menyerap beras petani yang kualitasnya di bawah standar, namun tetap dengan harga di bawah standar.

"Ya, bisa dikatakan begitu. Bagaimana kita menerima barang yang tidak standar tetapi dengan harga yang tidak membebani negara. Misalnya harga gabah kering giling yang kadar airnya 14% dibayar Rp10, ya yang kadar airnya 20% ya jangan Rp10 dong, karena ada ongkos-ongkos untuk mengeringkan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Perkuat Ketahanan Pangan...
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan...
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan Bantuan Beras Bervitamin kepada Dua Ribu Balita
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Baru Menjabat, Dirut...
Baru Menjabat, Dirut Bulog Langsung Temui Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BULOG PEDULI Gelontorkan 6 Ton Beras Bervitamin
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
55 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved