Pemda Diminta Bantu Sukseskan Program 35.000 MW

Selasa, 09 Juni 2015 - 15:48 WIB
Pemda Diminta Bantu...
Pemda Diminta Bantu Sukseskan Program 35.000 MW
A A A
DENPASAR - Pemerintah pusat meminta dukungan penuh pemerintah daerah (pemda) menyukseskan program percepatan pembangkit 35.000 megawatt (mw).

"Masalah utama saat ini bukan terletak pada investasi. Investasi clear tidak ada masalah tapi saat ini yang jadi pokok utama perizinan dan pembebasan lahan di daerah," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirmam Said di sela acara Forum Pemimpin Ketenagalistrikan ke-2 di Kantor PLN, Denpasar, Bali, Selasa (9/6/2015).

Kendati begitu, Sudirman optimistis pemimpin-pemimpin di daerah secara penuh mendukung terwujudnya program pembangkit 35.000 mw.

Dia menuturkan, target lima tahun bukan waktu lama. Karena itu, perlu tindakan luar biasa membangun sinergi antara pusat dengan daerah.

"Tidak sedikit yang meragukan tapi saya yakin bahwa itulah tantangan bersama untuk mewujudkan yang tidak mungkin jadi mungkin," ujarnya.

Sudirman mengatakan, tidak masalah banyak yang meragukan proyek ini, bahkan seakan-akan antara konsep dan realisasi terasa jauh. Namun, menurut dia, sekarang saatnya untuk memangkas jarak itu dengan scientific approach.

"PLN akan fokus pada perizinan dan pengadaan tanah. Apabila tidak di tekel sejak awal maka ini akan menjadi hambatan utama," kata dia.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir menambahkan, terwujudnya proyek 35.000 mw merupakan tantangan bersama. Dia bertekad untuk mewujudkan target pemerintah tersebut.

"Saya yakin sekali justru itu tantangan bersama, mari bersama diwujudkan," ungkapnya.

Ketua Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional (UP3KN) Nur Pamudji mengatakan, terdapat 13 isu pengadaan lahan dan 10 isu perizinan. Namun pihaknya yakin akan segera bekerja dan membahas isu tersebut bersama kementerian/lembaga terkait.

Sementara Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan bahwa pembangunan pembangkit listrik tak terlepas dari pembangunan transmisi.

"Bagaimana pembangkit berjalan beriringan dengan pembangunan transmisi," kata dia.

Dia menambahkan, susksesnya pembangunan proyek percepatan 35.000 mw akan meningkatkan rasio elektrifikasi nasional mencapai 97% pada 2020. Tahun ini targetnya 87%, dengan mengatasi kekurangan pasokan di pulau-pulau terluar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
20 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved