Pemerintah Disebut Tak Adil Naikkan Tarif Listrik 450 VA

Rabu, 17 Juni 2015 - 16:32 WIB
Pemerintah Disebut Tak...
Pemerintah Disebut Tak Adil Naikkan Tarif Listrik 450 VA
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyebut pemerintah tidak adil jika tarif listrik golongan rumah tangga berdaya 450 volt ampere (VA) dinaikkan.

Direktur Indef Enny Sri Hartati mengungkapkan, jika persoalannya adalah pelanggan yang memiliki lebih dari satu rumah berdaya 450 VA, maka jangan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi korban. (Baca: Siap-siap Tarif Listrik 450 VA Bakal Naik).

"Bahwa masyarakat menengah ke bawah di tengah himpitan ekonomi, ini juga sangat tidak berkeadilan jika beban terus dinaikkan," tuturnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (17/6/2015).

Menurutnya, orang dengan taraf menengah atas dipastikan tidak mungkin menggunakan listrik berdaya rendah seperti itu. Lain halnya dengan rumah-rumah yang dikomersilkan, seperti kontrakan ataupun kosan.

Untuk itu, pemerintah sedianya perlu memiliki data valid terkait jumlah masyarakat yang memiliki rumah komersil tersebut. Dengan demikian, masyarakat kurang mampu tidak menjadi korban lantaran beban listriknya dinaikkan.

"Jangan dicampur aduk pelanggan 450 VA yang golongan menengah bawah. Pendataannya yang dibenerin. Yang memiliki kontrakan, harus dikatakan bahwa itu untuk komersil," tegas Enny.

Sementara itu, ekonom senior Didik J Rachbini menambahkan, pemerintah sedianya tidak bisa menghilangkan subsidi listrik untuk golongan rentan miskin. Subsidi tetap harus diberikan, baik melalui subsidi langsung lewat kartu maupun subsidi lewat tarif listrik. (Baca: Alasan Pemerintah Pangkas Subsidi Listik Rumah Tangga).

"Pokoknya subsidi harus tetap dijalankan. Cuma caranya saja. Terserah pemerintah. Dengan kartu boleh. Terserah yang paling efisien. Subsidi tetap harus ada. Sekarang tinggal caranya saja," pungkas Didik.‎

Baca juga:

YLKI Minta ESDM Jujur soal Beban Subsidi Listrik

Tarif Listrik Seharusnya Turun Bukan Naik

Pemerintah Tak Perlu Naikkan Tarif Listrik

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Dirut PLN Ungkap Alasan...
Dirut PLN Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved