Indonesia Harus Siap Hadapi Krisis Pangan dan Energi

Kamis, 18 Juni 2015 - 03:14 WIB
Indonesia Harus Siap...
Indonesia Harus Siap Hadapi Krisis Pangan dan Energi
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, Indonesia harus siap menghadapi krisis pangan dan energi. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan seluruh jajaran TNI AD dan birokrasi pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang.

"Jujur saya berbicara di sini karena tulisan saya di sini (Lemhanas) soal ketahanan pangan. Sebagai warga negara Indonesia saya khawatir dengan ketahanan pangan," ujarnya, saat menggelar bincang-bincang KSAD dengan Pemprov DKI Jakarta, Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Pemda Bekasi, Depok dan Tangerang, di Gedung Lemhanas Jakarta, Rabu (17/6).

Menurut KSAD, pertumbuhan penduduk di dunia berjalan dengan cepat. Berdasarkan data yang diperoleh, penduduk di dunia pada 1800 hanya berjumlah 1 miliar. Kemudian 130 tahun kemudian bertambah 1 miliar (2 miliar).

"Tapi tiba-tiba cuma 30 tahun jumlah penduduk jadi 3 miliar. Dan, hanya butuh 15 tahun untuk buat 4 miliar. Selanjutnya, 12 tahun atau sekitar 2011 jumlahnya naik menjadi 7 miliar. Dari hasil penghitungan, diprediksi pada 2043 mendatang jumlah penduduk mencapai 12,3 miliar dimana 9,8 miliar berada di non ekuator," katanya.

Sayang, pertambahan penduduk ini tidak dibarengi dengan ketersediaan energi. Berdasarkan data OPEC sisa cadangan energi tinggal 45 tahun lagi sementara konsumsi energi terus meningkat.

"Saat ini, sekitar 70% konflik di dunia berlatar belakang energi. Hanya wilayah-wilayah ekuator seperti, Indonesia, ASEAN, Afrika dan Amerika Latin, yang cocok tanam sebagai sumber energi terbarukan. Hanya inilah (tiga negara) yang memiliki sumber air dan pangan ke depan," terang Gatot.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
5 Misi Ekonomi Prabowo...
5 Misi Ekonomi Prabowo usai Resmi Dilantik Jadi Presiden RI ke-8
Diskusi Startegis Model...
Diskusi Startegis Model Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Kedaulatan Pangan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Erick Thohir Sebut Teknologi...
Erick Thohir Sebut Teknologi dan Inovasi Pangan RI Tertinggal
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
21 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved