ASDP Patok Tarif Pemudik Malam Hari Lebih Mahal

Minggu, 21 Juni 2015 - 07:01 WIB
ASDP Patok Tarif Pemudik...
ASDP Patok Tarif Pemudik Malam Hari Lebih Mahal
A A A
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (persero) bakal mematok tarif lebih tinggi bagi para pemudik yang akan pulang kampung di malam hari. Alasannya, pemudik yang membludak di malam hari selama ini kerap menyebabkan kemacetan di pelabuhan.

Direktur Utama ASDP Danang Baskoro menerangkan, banyaknya pemudik yang memilih malam hari menjadi kemacetan di dalam dan di luar pelabuhan. Sebab itu, pengenaan tarif double membuat para pemudik berpikir ulang dan melakukan perencanaan perjalanan sebaik-baiknya.

"Tarif malam akan lebih mahal, supaya calon pemudik akan merencanakan sebaik-baiknya. Kalau semua malam hari, akumulasi pemudik di pelabuhan tidak akan cukup karena jumlah motor dan mobil akan terus bertambah," ujarnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Menurutnya, pengenaan tarif double ini bakal dikenakan untuk pemudik yang menggunakan motor dan mobil lewat Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Gilimanuk.

"‎Kalau penumpang jalan yang turun dari terminal Merak kemudian melanjutkan dengan kapal, itu semua pejalan kaki enggak akan kena. Artinya, mereka tetap mau siang mau malam untuk pejalan kaki sama," jelas Danang.

Sekadar informasi, saat ini tarif kendaraan masuk pelabuhan untuk motor sekitar Rp40 ribu, sementara mobil sekitar Rp400 ribu. Jika tarif double di malam hari diberlakukan maka untuk motor harus membayar sekitar Rp80 ribu dan mobil Rp800 ribu.

Baca juga:

Ini 15 KA Tambahan Lebaran yang Dibuka PT KAI

Tiket Kereta Tambahan Lebaran Didiskon 30%
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPPU Larang Organisasi...
KPPU Larang Organisasi Angkutan Darat Buat Kesepakatan Tarif Angkutan Barang
Tarif Integrasi Transjakarta-MRT-LRT...
Tarif Integrasi Transjakarta-MRT-LRT Resmi Berlaku, Ini Penjelasan JakLingko
ASDP Siapkan Angkutan...
ASDP Siapkan Angkutan untuk Penonton MotoGP
Banyak Angkutan Bodong,...
Banyak Angkutan Bodong, Kinerja Transportasi Darat Stagnan
Mudik Lebaran Dilarang,...
Mudik Lebaran Dilarang, Awak Angkutan Umum Diusulkan Dapat BLT
Inflasi Oktober Capai...
Inflasi Oktober Capai 0,12%, Kenaikan Tarif Angkutan Ikut Andil
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
12 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
19 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved