ECB Naikkan Dana Likuiditas Darurat untuk Yunani

Selasa, 23 Juni 2015 - 10:10 WIB
ECB Naikkan Dana Likuiditas...
ECB Naikkan Dana Likuiditas Darurat untuk Yunani
A A A
ATHENA - Bank Sentral Eropa (ECB) menambah dana likuiditas darurat untuk perbankan Yunani, kemarin.

ECB juga dapat menaikkan jumlah dana tersebutsetiapsaat jikadiperlukan. Peningkatan Bantuan Likuiditas Darurat (ELA) dari ECB itu merupakan yang ketiga kali sejak Rabu (17/6) dan dilakukan saat para nasabah di Yunani terus menarik uang dalam jumlah besar dari berbagai bank di negara itu.

Meskipun total dana cadangan itu tidak diumumkan, sumber di Yunani menjelaskan pada kantor berita AFP, ”Para gubernur ECB bisa bertemu setiap saat termasuk hari ini atau besok untuk meninjau kembali situasi.” Batas atas ELA dinaikkan hingga 1,1 miliar euro menjadi 84,1miliareuro, saat jumlahdana nasabah yang ditarik dari perbankan Yunani meningkat.

Pada Jumat (19/6) dana cadangan itu ditingkatkan lagi 1,8 miliar euro. Bank Sentral Yunani menjelaskan, dana tabungan bisnis dan pribadi di Yunani telah turun sekitar 20 miliar euro pada periode Desember dan April, menjadi 128 miliar euro. Para nasabah bank di Yunani menarik uang mereka dari perbankan nasional dalam jumlah besar pada beberapa pekan terakhir.

Mereka khawatir Yunani mungkin gagal mencapai kesepakatan dengan para kreditor untuk mencairkan dana talangan (bailout) yang diperlukan untuk pembayaran kembali utang pada 30 Juni mendatang. Kemarin para pemimpin zona euro bertemu di Brussels untuk membahas kesepakatan terkait krisis utang Yunani.

Proposal baru ditawarkan oleh Yunani pada para pemimpin Eropa menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) tersebut. Proposal itu diharapkan dapat mengakhiri krisis utang Yunani setelah lima bulan perundingan tanpa hasil. Tidak jelas apa konsesi yang ditawarkan kedua pihak.

Meski demikian, Perdana Menteri (PM) Yunani Alexis Tsipras menyatakan, kantornya menyerukan kesepakatan saling menguntungkan dalam pembicaraan melalui telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Francois Hollande dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker.

Kepala Kabinet Juncker, Martin Selmayr, menyatakan bahwa proposal Yunani menawarkan basis yang bagus untuk kemajuan. Perundingan diharapkan dapat mencegah Yunani keluar dari zona euro. 19 pemimpin negara di zona euro menggelar KTT darurat di Brussels kemarin untuk mencegah Yunani mengalami gagal bayar utangnya pada 30 Juni.

Yunani menjelaskan, proposal baru itu bertujuan mencapai solusi mengakhiri krisis antara Athena dan para kreditor. Tsipras juga dijadwalkan bertemu para pemimpin Dana Moneter Internasional (IMF), Uni Eropa (UE) dan ECB pada Senin (22/6) waktu setempat.

Secara terpisah, dewan gubernur ECB juga bertemu untuk membahas kenaikan level dana darurat untuk perbankan Yunani. Jika kesepakatan antara Yunani dan para kreditor tidak tercapai, maka Athena akan gagal bayar utang IMF sebesar 1,5 miliar euro pada 30 Juni sehingga dapat mengakibatkan negara itu keluar dari zona euro. Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mendesak kedua pihak membuka peluang agar tercapai kesepakatan saling menguntungkan.

Syarifudin
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
17 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
55 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved