Laju Rupiah Buka Peluang Pelemahan Lanjutan
Jum'at, 26 Juni 2015 - 08:47 WIB
Laju Rupiah Buka Peluang Pelemahan Lanjutan
A
A
A
JAKARTA - Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) membuka peluang pelemahan selanjutnya di akhir pekan ini.
"Dengan mulai berbalik melemahnya laju rupiah maka dapat membuka peluang pelemahan selanjutnya, kecuali jika terdapat sentiment positif yang dapat membuat pasar valas berbalik positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (26/6/2015).
Namun demikian, dia menambahkan, jika diasumsikan sentimen positif tidak ada maka tetap antisipasi dan cermati setiap sentimen yang dirilis.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.315-Rp13.334/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI juga pada level Rp13.323/USD. Posisi itu melemah 43 poin dibanding hari kemarin di level Rp13.280/USD.
Keamrin, meski laju USD sedang melemah seiring rilis pertumbuhan ekonomi kuartal I/2015 yang jauh di bawah estimasi dengan menghasilkan angka minus, namun di sisi lain laju euro juga bergerak melemah seiring maraknya pemberitaan jika IMF menolak proposal baru yang diajukan Yunani.
Laju rupiah pun ikut terkena imbas pelemahan kedua mata uang tersebut. Tidak hanya rupiah, beberapa mata uang regional juga turut mengalami pelemahan merespon sentimen yang ada.
"Dengan mulai berbalik melemahnya laju rupiah maka dapat membuka peluang pelemahan selanjutnya, kecuali jika terdapat sentiment positif yang dapat membuat pasar valas berbalik positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (26/6/2015).
Namun demikian, dia menambahkan, jika diasumsikan sentimen positif tidak ada maka tetap antisipasi dan cermati setiap sentimen yang dirilis.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.315-Rp13.334/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI juga pada level Rp13.323/USD. Posisi itu melemah 43 poin dibanding hari kemarin di level Rp13.280/USD.
Keamrin, meski laju USD sedang melemah seiring rilis pertumbuhan ekonomi kuartal I/2015 yang jauh di bawah estimasi dengan menghasilkan angka minus, namun di sisi lain laju euro juga bergerak melemah seiring maraknya pemberitaan jika IMF menolak proposal baru yang diajukan Yunani.
Laju rupiah pun ikut terkena imbas pelemahan kedua mata uang tersebut. Tidak hanya rupiah, beberapa mata uang regional juga turut mengalami pelemahan merespon sentimen yang ada.
(rna)