RI-IDB Kerja Sama Selaraskan Strategi Pembangunan

Jum'at, 26 Juni 2015 - 11:23 WIB
RI-IDB Kerja Sama Selaraskan...
RI-IDB Kerja Sama Selaraskan Strategi Pembangunan
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasiobal/Badan Perencanaan Pembangunan Nasiobal (PPN/Bappenas) bekerja sama dengan Tim Misi/Delegasi Islamic Development Bank (IDB) untuk menyusun IDB Member Country Partnership Strategy (MCPS) 2015-2019.

Kerja sama ini untuk menyelaraskan rencana strategi antara IDB Group di Indonesia dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas Thohir Afandi mengatakan, fokus kerja sama dengan IDB Group yang pertama adalah Islamic Finance, dengan pemberian dukungan oleh IDG Group terhadap pengembangan keuangan syariah di Indonesia, baik pengembangan dalam kapasitas, regulasi, maupun keterlibatan sektor swasta.

"Kedua, peningkatan mobilisasi dan penggunaan atau penyaluran zakat dan wakaf. IDB akan memberikan dukungan peningkatan sistem pengelolaan dan pengumpulan zakat dan wakaf," kata dia di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Thohir menjelaskan, fokus ketiga adalah reverse linkage/south-south and triangular coorperation dengan peningkatan status Indonesia sebagai middle income country. Melalui kerja sama selatan-selatan dan triangular/reverse linkage guna membantu pembangunan ekonomi negara anggota IDB lain.

"Keempat, sektor swasta dan public private partnership (PPP) dalam mengembangkan ekspor dan investasi (FDI) ke-55 negara anggota IDB, maupun membantu negara anggota IDB berinvestasi di Indonesia," jelasnya.

Sementara fokus kelima melalui infrastruktur dan pendidikan tinggi, bantuan akan diberikan berupa dukungan pembangunan infrastruktur, baik energi, jalan, pelabuhan dan perumahan rakyat serta pendidikan tinggi Islam, pendidikan tinggi teknik dan kejuruan serta science techno park.

Sementara itu, Direktur Country Programs Departement IDB HQ Jeddah Mohammad Jamal Alsaati mengungkapkan, Indonesia yang termasuk pendiri IDB merupakan negara strategis untuk bekerja sama dengan IDB Group, di samping berperan dalam meningkatkan kerjasama dengan negara anggota lain.

"Untuk itu, IDB Group menawarkan dukungan pendanaan senilai USD5 miliar kepada pemerintah Indonesia, yang dapat bermanfaat bagi sektor pemerintah dan swasta," ujar Mohammad.

Kepala Kantor Perwakilan IDB Group/IDB Country Gateway Office (CGO) di Jakarta Ibrahim Ali Shoukry mengungkapkan hal senada. Dia meyakini, kehadiran IDB CGO di Indonesia yang beroperasi pada akhir 2014 bakal memfasilitasi dan meningkatkan kerja sama ke depan dengan semua stakeholders di Indonesia.

"Tujuan utama lebih meningkatkan dan mempercepat pelaksanaan program MCPS ini agar manfaatnya dapat cepat dirasakan oleh masyarakat Indonesia," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Pemprov DKI dan Kementerian...
Pemprov DKI dan Kementerian PPN/Bappenas Bahas Rencana Tata Ruang Jakarta Pasca-Ibu Kota Pindah
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
7 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
19 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
32 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
44 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved