Atasi Polemik Wajib Rupiah, ESDM-BI Bentuk Satgas

Rabu, 01 Juli 2015 - 19:25 WIB
Atasi Polemik Wajib...
Atasi Polemik Wajib Rupiah, ESDM-BI Bentuk Satgas
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bank Indonesia (BI) akan membentuk satuan tugas (satgas), untuk memantau transaksi menggunakan rupiah di sektor energi.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, hal ini dilakukan mengingat dari berbagai sektor yang menggunakan transaksi valuta asing (valas), sektor energi menjadi paling banyak dan masif. (Baca: Menteri ESDM Dukung BI Wajibkan Transaksi Pakai Rupiah)

Sebab itu, kewajiban penggunaan mata uang Garuda yang mulai berlaku hari ini harus dipantau sedemikian rupa melalui gugus tugas ini.

"ESDM dan BI akan membentuk satgas, karena di antara sektor yang transaksi valasnya masif itu sektor energi. Jadi untuk memfasilitasi implementasi ini supaya tidak terhambat," katanya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Dia menjelaskan, seluruh subsektor baik dari migas, kelistrikan, hingga batu bara sangat besar porsi yang ditransaksi ‎menggunakan mata uang asing. Sebab, sebagian besar peralatan maupun bahan baku masih bersumber dari impor.

"Karena itu sulit menghindar untuk seluruhnya menggunakan rupiah. Minerba, sebagian mineral diekspor, jadi pasti cukup besar transaksi melibatkan mata uang asing. Kelistrikan, 90% pembangunan pembangkit transmisinya melibatkan asing. KKKS sangat involve dengan penggunaan mata uang asing‎," tandasnya.

Baca juga:

Kewajiban Penggunaan Rupiah Berlaku Hari Ini

Eksportir di Jatim Teriak Ingin Transaksi Pakai Dolar AS
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
5 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved