Utang Petral yang Ditanggung Pertamina Dipertanyakan

Kamis, 02 Juli 2015 - 15:21 WIB
Utang Petral yang Ditanggung...
Utang Petral yang Ditanggung Pertamina Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR RI mempertanyakan utang Pertamina Energy Trading Limited (Petral), yang ditanggung PT Pertamina.

Selain itu, Komisi VI juga meminta penjelasan soal mekanisme pembubaran Petral. Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Iskandar D Syaichu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VI DPR RI.

"Petral kan dibubarkan, otomatis Pertamina menangung seluruh utang Petral, dan melanjutkan kontrak-kontrak Petral. Saya mau tahu bagaimana Pertamina membereskan semua masalah ini?" tanya Iskandar di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika mengungkapkan, sejak awal rencana pembubaran Petral adalah agar biaya pengadaan minyak menjadi lebih murah. Pasalnya, dari berbagai temuan, termasuk dari Tim Reformasi Tata Kelola Migas disebutkan bahwa telah terjadi inefisiensi dalam pengadaan minyak melalui Petral.

"‎Kalaupun ada inefisiensi di Petral, pasti biaya pengadaannya bakal tinggi. Sekarang Petral dibubarkan, berarti harapan rakyat kalau dibubarkan itu biaya pengadaannya turun. Kalau biaya pengadaannya turun, BBM juga akan turun harganya," ucapnya.

Karena itu, kata dia, jika dengan dibubarkannya Petral, harga BBM tidak turun maka percuma Petral bubar. ‎Langkah pemerintah untuk membubarkannya, dia menilai, juga tidak patut diapresiasi, jika hanya sebatas membubarkan, namun tidak ada perbaikan.

"Tujuan Petral bubar kan supaya biaya pengadaan BBM itu murah, supaya bensin atau BBM yang dijual ke rakyat itu rendah. Itu saja. Kalau BBM belum turun, ya jangan dulu ditepuk tangani. Kalau berkat dibubarkannya Petral maka ‎harga BBM turun, itu baru kita tepuk tangan," tandas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved