BI Cermati Pengaruh Inflasi Bulan Depan

Kamis, 02 Juli 2015 - 22:27 WIB
BI Cermati Pengaruh...
BI Cermati Pengaruh Inflasi Bulan Depan
A A A
JAKARTA - Direktur‎ Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Peter Jacobs mengatakan, pihaknya terus mencermati berbagai risiko yang memengaruhi inflasi bulan depan.

"Terutama perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar, penyesuaian administered prices, dan dampak El Nino," kata dia dalam rilisnya, Kamis (2/7/2015).

‎Inflasi IHK Juni 2015 mencapai 0,54% (mtm) atau 7,26% (yoy), sedikit meningkat dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,50% (mtm) atau 7,15% (yoy), terutama didorong oleh kenaikan harga bahan makanan memasuki bulan Ramadhan.

"Namun, realisasi inflasi IHK di Ramadan tahun ini lebih rendah dibanding rata-rata inflasi historis Ramadan tahun-tahun sebelumnya,"‎ kata Direktur‎ Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs dalam rilisnya, Kamis (2/7/2015).

Selain itu, inflasi Juni lebih rendah dari perkiraan Bank Indonesia. Inflasi volatile food meningkat menjadi 1,74% (mtm) atau 8,83%(yoy), terutama diakibatkan oleh kenaikan harga cabai merah dan daging ayam ras.

Namun, lanjut dia, inflasi volatile food tersebut lebih rendah dari inflasi volatile food Ramadan pada tahun sebelumnya, sejalan dengan upaya stabilisasi harga yang dilakukan pemerintah, baik di pusat maupun daerah, dalam beberapa pekan terakhir.

Dia melanjutkan, inflasi inti meningkat terbatas menjadi 0,26% (mtm) atau 5,04% (yoy), didorong masih lemahnya ekonomi domestik dan tetap terkendalinya ekspektasi inflasi. Sementara, inflasi administered prices cukup terkendali, yakni sebesar 0,26% (mtm) atau 13,14% (yoy), terutama disumbang kenaikan tarif listrik dan harga bensin nonsubsidi.

Berdasarkan perkembangan inflasi sampai dengan Juni, Bank Indonesia memandang bahwa target inflasi 2015 sebesar 4±1% masih dapat dicapai dengan dukungan penguatan koordinasi kebijakan pengendalian inflasi di tingkat pusat dan daerah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
BI Rate Juni 2025 Ditahan...
BI Rate Juni 2025 Ditahan Tetap di Level 5,50 Persen, Begini Penjelasannya
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
23 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
35 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
59 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved