200 Izin Usaha Pertambangan Akan Dicabut

Senin, 06 Juli 2015 - 10:31 WIB
200 Izin Usaha Pertambangan...
200 Izin Usaha Pertambangan Akan Dicabut
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) terhadap 200 perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban.

Direktur Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Sri Rahardjo mengatakan, perusahaan pemegang IUP tersebut tidak memenuhi kewajiban di antaranya kewajiban penerimaan negara, reklamasi, dan pengelolaan mulut tambang.

”Semula pemerintah provinsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan 600-an IUP yang dicabut, tapi kemudian kami monitoring lagi dan hanya ada 200-an SK pencabutan IUP,” kata dia di Jakarta kemarin. Menurut Sri, Kementerian ESDM juga sudah menyelesaikan kegiatan monitoring dan evaluasi ke sejumlah daerah dalam rangka program penataan IUP.

Per 15 Mei 2015, sesudah dilakukan kegiatan koordinasi dan supervisi (korsup), jumlah IUP yang masuk kategori clean and clear (CnC) sebanyak 6.149 IUP dan non-CnC 4.279 IUP. Sesudah korsup, IUP eksplorasi mineral yang CnC sebanyak 1.504 IUP dan non-CnC 1.236 IUP. Pada IUP operasi produksi mineral, yang CnC sebanyak 2.211 IUP dan yang non-CnC 1.845 IUP. ”IUP eksplorasi batu bara yang CnC sebanyak 1.349 IUP dan yang non-CnC 848 IUP. IUP operasi produksi batu bara yang CnC 1.085 IUP dan yang non-CnC 350 IUP,” ungkapnya.

Kementerian ESDM menetapkan batas akhir penyelesaian penataan IUP untuk 19 provinsi pada Juni 2015. Pemerintah akan menerbitkan kebijakan terkait dengan penyelesaian IUP non-CnC berdasarkan hasil koordinasi dengan KPK. Kementerian ESDM menyarankan wilayah eks IUP non-CnC ditetapkan menjadi Wilayah Pencadangan Negara (WPN) atau Wilayah Usaha Pertambangan (WUP).

Nanang wijayanto
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved