Sistem Cadangan BEI Perlu Diuji

Kamis, 09 Juli 2015 - 14:11 WIB
Sistem Cadangan BEI...
Sistem Cadangan BEI Perlu Diuji
A A A
JAKARTA - Direktur Utama MNC Securities Susy Meilina menyampaikan, sistem cadangan yang dimiliki PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perlu diuji untuk memastikan dapat berjalan dengan baik jika terjadi gangguan pada sistem utama.

Dengan demikian, jika terjadi gangguan, tidak perlu khawatir karena tetap bisa melakukan aktivitas perdagangan. Adapun lokasi pemulihan sistem tersebut berada di Bogor, Jawa Barat.

"Sebenarnya sekarang punya disaster recovery center. Sudah punya di Bogor. Harusnya kalau sampai terjadi gangguan tetap bisa lakukan aktivitas trading," katanya di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Namun, menurut dia, sistem cadangan ini masih harus dilihat lagi kehandalannya, jangan sampai terhenti karena akan mmebuat panik investor dan mengganggu transaksi perdagangan.

Untuk memastikan dapat berjalan dengan baik, dia menuturkan, harus dilakukan tes terlebih dahulu. Sistem cadangan tersebut belum teruji karena semenjak dibangun, belum ada gangguan sistem di BEI.

"Ini harus dipastikan dengan tes dan segala macam. Kita belajar dari masa lalu. Kalau marketnya Rp7 triliun sehari, (kalau terjadi gangguan) sehari bisa kehilangan banyak," pungkasnya.

Baca:

OJK: BEI Punya Sistem Cadangan Antisipasi Gangguan

Gangguan Teknis Juga Pernah Terjadi di BEI

Bursa NYSE Terhenti, Obama Pantau 24 Jam)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
22 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
45 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved