Pengiriman Uang dari Luar Negeri via BNI Melonjak
Jum'at, 10 Juli 2015 - 18:17 WIB
Pengiriman Uang dari Luar Negeri via BNI Melonjak
A
A
A
SEMARANG - Pengiriman uang dari luar negeri atau remitansi melalui Bank BNI Wilayah Semarang diperkirakan naik 21,40% selama Ramadan dan musim mudik Lebaran.
Head of Business Banking Wilayah Semarang Dedi Priambodo mengatakan, kenaikan tersebut karena Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu wilayah yang menjadi basis dari tenaga kerja Indonesia (TKI).
Pada saat Ramadan dan Lebaran, banyak pekerja di luar negeri yang mengirimkan uang untuk sanak saudaranya di tanah air untuk kebutuhan Lebaran.
Dia mengatakan, daerah seperti Tegal, Brebes, Batang, Grobogan dan lainnya, merupakan dari daerah dengan jumlah TKI cukup besar. "Pasti meningkat karena memang mereka yang tidak bisa pulang mengirimkan uang untuk keluarga," jelasnya, Jumat (10/7/2015).
Tidak hanya remitansi yang mengalami kenaikan, Kebutuhan uang tunai di BNI Wilayah Semarang mengalami peningkatan sebesar 12% dari transaksi biasanya. Sedangkan rata-rata kiriman uang dari luar negeri (incoming transfer) juga mengalami peningkatan sebesar 21,40%.
Menurutnya, disepanjang masa mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya mulai 15 Juli 2015 hingga 21 Juli 2015.
Head Of Business Performance and Channel Managemen BNI Wilayah Semarang Rr Joeli Koeswardani menambahkan, BNI memaksimalkan seluruh program dan pelayanan yang dimiliki untuk memberikan manfaat kepada nasabah selama Ramadan dan sepanjang Liburan Lebaran.
"Sepanjang masa liburan lebaran kali ini, BNI hanya meliburkan operasionalnya selama satu hari, yaitu pada 17 Juli 2015 atau Hari Pertama Perayaan Idul Fitri," tambahnya.
Ada 25 Outlet di area Jawa Tengah dan Yogyakarta yang dioperasionalkan pada hari-hari libur Lebaran untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa transaksi setoran/penarikan kas dalam rupiah, pemindah bukuan antar rekening BNI, termasuk pelayanan setoran Pertamina.
"Selain pelayanan di banking hall sebanyak 1.413 mesin ATM BNI di Wilayah Semarang disiagakan selama 24 Jam," tandasnya.
Head of Business Banking Wilayah Semarang Dedi Priambodo mengatakan, kenaikan tersebut karena Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu wilayah yang menjadi basis dari tenaga kerja Indonesia (TKI).
Pada saat Ramadan dan Lebaran, banyak pekerja di luar negeri yang mengirimkan uang untuk sanak saudaranya di tanah air untuk kebutuhan Lebaran.
Dia mengatakan, daerah seperti Tegal, Brebes, Batang, Grobogan dan lainnya, merupakan dari daerah dengan jumlah TKI cukup besar. "Pasti meningkat karena memang mereka yang tidak bisa pulang mengirimkan uang untuk keluarga," jelasnya, Jumat (10/7/2015).
Tidak hanya remitansi yang mengalami kenaikan, Kebutuhan uang tunai di BNI Wilayah Semarang mengalami peningkatan sebesar 12% dari transaksi biasanya. Sedangkan rata-rata kiriman uang dari luar negeri (incoming transfer) juga mengalami peningkatan sebesar 21,40%.
Menurutnya, disepanjang masa mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya mulai 15 Juli 2015 hingga 21 Juli 2015.
Head Of Business Performance and Channel Managemen BNI Wilayah Semarang Rr Joeli Koeswardani menambahkan, BNI memaksimalkan seluruh program dan pelayanan yang dimiliki untuk memberikan manfaat kepada nasabah selama Ramadan dan sepanjang Liburan Lebaran.
"Sepanjang masa liburan lebaran kali ini, BNI hanya meliburkan operasionalnya selama satu hari, yaitu pada 17 Juli 2015 atau Hari Pertama Perayaan Idul Fitri," tambahnya.
Ada 25 Outlet di area Jawa Tengah dan Yogyakarta yang dioperasionalkan pada hari-hari libur Lebaran untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa transaksi setoran/penarikan kas dalam rupiah, pemindah bukuan antar rekening BNI, termasuk pelayanan setoran Pertamina.
"Selain pelayanan di banking hall sebanyak 1.413 mesin ATM BNI di Wilayah Semarang disiagakan selama 24 Jam," tandasnya.
(izz)
Lihat Juga :