Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Rabu, 15 April 2020 - 10:15 WIB
loading...
Salah satu UKM binaan BNI tengah memproduksi APD, masker untuk kebutuhan tenaga medis dalam menangani pandemi COVID-19. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - terhadap perekonomian dan sektor usaha di tengah pandemi COVID-19 cukup berat. Namun, para pengusaha kecil dan menengah (UKM) binaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus berusaha bertahan.
Tidak hanya berusaha mempertahankan mata pencariannya, UKM juga berupaya tetap membantu pemerintah dan tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD), masker medis, hingga hand sanitizer. UKM-UKM tersebut aktif di Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI.
Setidaknya ada empat RKB yang memproduksi pakaian hazmat atau baju pelindung, yaitu RKB Bantaeng, Sulawesi Selatan; RKB Banjarbaru, Kalimantan Selatan; RKB Cilacap, Jawa Tengah; dan RKB Padang, Sumatera Barat. Sementara itu, di sembilan RKB, ada lebih dari 30 UKM yang memproduksi masker. RKB tersebut adalah RKB Bekasi, Jawa Barat; Padang, Sumatera Barat; Cilacap, Jawa Tengah; Tabalong , Kalimantan Selatan; Banjarbaru, Kalimantan Selatan; Bantaeng, Sulawesi Selatan; Tegal, Jawa Tengah; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Way Kanan, Lampung.
Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah BNI Tambok P Setyawati menuturkan bahwa UKM mampu menghasilkan masker kain hingga 300 buah per hari. Produk masker kain itu kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat atau dijual di pasar online sehingga dapat dikirim ke luar kota.
"Yang menggembirakan adalah beberapa RKB telah bekerja sama dengan rumah sakit setempat dalam membuat baju pelindung diri. Produk pakaian hazmatnya diutamakan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di daerah tersebut," ujar Tambok di Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Tidak hanya berusaha mempertahankan mata pencariannya, UKM juga berupaya tetap membantu pemerintah dan tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD), masker medis, hingga hand sanitizer. UKM-UKM tersebut aktif di Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI.
Setidaknya ada empat RKB yang memproduksi pakaian hazmat atau baju pelindung, yaitu RKB Bantaeng, Sulawesi Selatan; RKB Banjarbaru, Kalimantan Selatan; RKB Cilacap, Jawa Tengah; dan RKB Padang, Sumatera Barat. Sementara itu, di sembilan RKB, ada lebih dari 30 UKM yang memproduksi masker. RKB tersebut adalah RKB Bekasi, Jawa Barat; Padang, Sumatera Barat; Cilacap, Jawa Tengah; Tabalong , Kalimantan Selatan; Banjarbaru, Kalimantan Selatan; Bantaeng, Sulawesi Selatan; Tegal, Jawa Tengah; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Way Kanan, Lampung.
Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah BNI Tambok P Setyawati menuturkan bahwa UKM mampu menghasilkan masker kain hingga 300 buah per hari. Produk masker kain itu kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat atau dijual di pasar online sehingga dapat dikirim ke luar kota.
"Yang menggembirakan adalah beberapa RKB telah bekerja sama dengan rumah sakit setempat dalam membuat baju pelindung diri. Produk pakaian hazmatnya diutamakan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di daerah tersebut," ujar Tambok di Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Lihat Juga :