Dua Faktor yang Memengaruhi Cadangan Devisa Turun

Senin, 20 Juli 2015 - 23:10 WIB
Dua Faktor yang Memengaruhi...
Dua Faktor yang Memengaruhi Cadangan Devisa Turun
A A A
JAKARTA - Menanggapi cadangan devisa (cadev) yang kembali turun pada akhir Juni 2015 menjadi USD108 miliar atau senilai Rp1.435 triliun, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengungkapkan, dua faktor yang memengaruhi.

Pertama, Juni merupakan bulan dimana permintaan valas untuk bayar utang bayar deviden ke luar negeri sangat besar. Kedua, tekanan di pasar keuangan juga masih belum mereda sehingga eksportir yang dalam kondisi tertekan tidak ada yang menjual USD melainkan menahan USD. Sehingga, BI harus hadir di pasar untuk stabilisasi kurs dan BI juga hadir di pasar obligasi.

"Kenapa hadir di pasar obligasi? Karena kalau dibiarkan investor keluar dari Surat Berharga Negara (SBN) keluarnya itu juga beli dolar. Jadi, Bank Indonesia juga hadir di pasar obligasi," ungkap Agus.

Dua minggu terakhir, menurut Agus, investor asing sudah masuk ke pasar SBN. Padahal, saat itu rupiah berada di level Rp13.295. Artinya, investor asing melihat bahwa pengelolaan makro Indonesia baik.

Tercermin juga dari CAD yang sudah bisa diturunkan sampai 2,5% dari GDP. Bank Indonesia berharap, defisit transaksi berjalan pada akhir 2015 bisa dijaga di level 2,5-2,7% dari GDP.

Baca juga:

Rasio Cadangan Devisa RI Terendah di ASEAN

Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Akhir Juni Turun
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
12 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
39 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
52 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved