Distribusi Premium di Riau Diperkirakan Naik 7%

Sabtu, 11 Juli 2015 - 10:53 WIB
Distribusi Premium di...
Distribusi Premium di Riau Diperkirakan Naik 7%
A A A
PEKANBARU - Marketing Operation Region (MOR) I PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kenaikan pemakaian BBM dan elpiji periode H-15 sampai H+15 Lebaran di Provinsi Riau.

Estimasi distribusi premium pada periode tersebut di SPBU Pertamina dan mitra Pertamina di Riau diperkirakan naik 7% dari rata-rata harian normal 2.424 kl menjadi 2.594 kl. Sementara distribusi Solar diperkirakan turun 16% dari rata-rata harian normal 1.924 kl menjadi 1.613 kl.

Adapun distribusi elpiji 3 kg pada Juli 2015 diestimasi ada penambahan 10%-12% di mana Pertamina dalam kondisi normal menyalurkan sebanyak 110.000-112.000 tabung per hari. Pertamina telah menyiapkan 63 dari 143 SPBU di Riau menjual elpiji 3 kg.

"Di setiap periode menjelang Ramadan dan Lebaran, Pertamina selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji dengan baik. Upaya ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM dan elpiji," jelas Marketing Branch Manager Sumbar-Riau, Ardyan Adhitia dalam rilisya, Sabtu (11/7/2015).

Pertamina telah membentuk posko satuan tugas (Satgas) untuk pemantauan tersedianya BBM dan elpiji serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen di kantor pusat dan setiap kantor region Pertamina selama H-15 sampai H+15 Lebaran.

Adapun, langkah-langkah lainnya yang disiapkan Pertamina dalam menjamin kelancaran distribusi BBM dan elpiji meliputi monitoring stok BBM di terminal BBM dengan sistem komputerisasi SIM S&D (Sistem Informasi Management Supply & Distribution), pengoperasian terminal BBM dan SPBU sepanjang 24 jam, khususnya di sepanjang jalur lintas.

"Untuk kenyamanan konsumen BBM nonsubsidi, Pertamina menyediakan produk BBM nonsubsidi dalam bentuk curah dan kemasan yaitu Pertamax Plus dan Pertamina Dex di SPBU," ungkap Ardyan.

Penambahan pasokan elpiji subsidi dan nonsubsidi (Bright gas dan elpiji 12 kg) khususnya di daerah-daerah yang diperkirakan terjadi peningkatan konsumsi.

Pertamina juga telah menunjuk agen dan pangkalan siaga elpiji dengan memaksimalkan SPBU dan modern retail outlet, serta berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan instansi setempat untuk ketertiban harga jual dan penyediaan kebutuhan elpiji.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
23 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
35 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
59 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved