Ekspor China Pulih di Juni, Impor Masih Lemah

Senin, 13 Juli 2015 - 11:35 WIB
Ekspor China Pulih di...
Ekspor China Pulih di Juni, Impor Masih Lemah
A A A
BEIJING - Ekspor China pulih pada bulan Juni, namun impor masih terus melemah karena ekonomi China bergulat dengan kelebihan kapasitas.

Ekspor naik 2,8% pada Juni dari periode yang sama tahun sebelumnya, mengalahkan ekspektasi penurunan sebesar 0,2%, seperti yang diperkirakan dalam survei Reuters dan setelah penurunan 2,5% pada Mei.

Sementara impor tergelincir 6,1%, tetapi jauh di atas perkiraan untuk penurunan sebesar 15,0% dan pada bulan sebelumnya sebesar 17,6%.

Ini menyebabkan surplus perdagangan China pada bulan lalu menjadi USD46,54 miliar, dibandingkan dengan proyeksi USD55,7 miliar dan dari Mei sebesar USD59,5 miliar.

Dolar Australia menguat setelah rilis data tersebut, naik 0,2% terhadap USD. Mata uang ini cenderung sensitif terhadap data ekonomi China akibat perdagangan yang besar Australia ke China.

Departemen bea cukai China menyatakan bahwa melemahnya ekspor pada semester I tahun ini akibat melemahnya permintaan eksternal, meningkatnya biaya tenaga kerja dan apresiasi yuan.

Sementara itu, kelebihan kapasitas dalam ekonomi domestik meredam permintaan impor. Namun demikian, kinerja perdagangan negara itu diperkirakan meningkatkan pada semester II tahun ini.

"Data perdagangan melemah di kuartal II menunjukkan bahwa PDB China kuartal II di bawah kinerja," kata Kepala Ekonom di ANZ Li-Gang Liu dalam sebuah catatannya seperti dilansir dari CNBC, Senin (13/7/2015).

Angka perdagangan China dipublikasi sebelum rilis produk domestik bruto (PDB) pada hari Rabu waktu setempat, yang diperkirakan akan menunjukkan perlambatan ekonomi lebih lanjut pada kuartal II.

Ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomi China turun di bawah 7% pada kuartal II tahun ini, sementara pada kuartal I sebesar 7%, terlemah sejak 2009.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
41 menit yang lalu
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat usai Libur Panjang, Hari Ini Sentuh Level 6.195
57 menit yang lalu
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
2 jam yang lalu
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
2 jam yang lalu
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
2 jam yang lalu
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved