Pasokan Iran Belum Banjiri Pasar, Harga Minyak Naik

Rabu, 15 Juli 2015 - 10:02 WIB
Pasokan Iran Belum Banjiri...
Pasokan Iran Belum Banjiri Pasar, Harga Minyak Naik
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia naik pada Rabu karena para pedagang memperkirakan pasokan minyak mentah Iran belum akan membanjiri pasar setelah Teheran dan enam kekuatan dunia mencapai kesepakatan nuklir.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, sanksi oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan PBB akan dilonggarkan, ditukar dengan pembatasan program nuklir Iran.

Analis mengatakan, cadangan minyak Iran yang besar selama bertahun-tahun akan berpotensi kembali membanjiri pasar. Akibatnya, harga minyak masih akan tetap rendah karena kelebihan pasokan.

"Pasokan minyak baru tidak akan mengalir dari Iran sampai 2016 dan kemungkinan akan kurang dari prediksi optimistis," kata Direktur Program Ekonomi Kenegaraan, Sanksi dan Pasar Energi di Pusat Kebijakan Energi Global AS Richard Nephew seperti dilansir dari Reuters, Rabu (15/7/2015).

Dia memperkirakan 300.000-500.000 barel minyak baru akan mengalir ke pasar dalam waktu 6-12 bulan setelah kesepakatan mulai dilaksanakan.

Iran sebagai anggota dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memiliki beberapa cadangan minyak terbesar di dunia. Minyaknya diekspor hampir 3 juta barel per hari (bph) sebelum sanksi Barat diberikan karena program nuklir yang dikembangkan Teheran. Akibatnya, ekspor minyak dari negara itu jatuh sekitar 1 juta bph dalam 2,5 tahun terakhir.

Harga minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman bulan depan diperdagangkan pada USD53,23/barel pada pukul 08.54 WIB, naik 19 sen dari penutupan terakhir. Minyak mentah Brent pengiriman bulan depan naik 16 sen menjadi USD58,67/barel.

Meskipun harga naik, analis mengatakan bahwa prospek harga minyak di pasar tetap rendah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
15 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
34 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved