Nielsen: Sektor Industri Masih Wait and See

Rabu, 29 Juli 2015 - 12:12 WIB
Nielsen: Sektor Industri...
Nielsen: Sektor Industri Masih Wait and See
A A A
JAKARTA - Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin mengatakan, sebagian sektor industri melakukan aksi tunggu (wait and see) terhadap rencana pengeluaran.

Hal ini lantaran, respon dari masyarakat dalam belanja belum mulai bergerak. Ditambah, dalam beberapa waktu terakhir ini daya beli masyarakat mengalami penurunan karena pengaruh dari pelemahan ekonomi.

"Misalnya di sektor industri. Industri saat ini, ketika saya dan teman-teman industri berdiskusi beberapa waktu lalu, mereka memang akan mulai bergerak tapi mereka kemudian wait and see karena konsumen tidak gerak. Jadi mereka akan tunggu dulu. Sudah confidence memang tapi belum signifikan," katanya di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Para pelaku usaha di sektor industri, menurut Agus, meski memiliki banyak uang, namun akan menahan diri karena paar belum menujukkan arah yang jelas.

"Kalau belum jelas pasti yang punya uang akan menahan dulu. Nah, kalau yang duitnya terbatas, pasti akan lebih saving," ujar dia.

Meski demikian, Agus menambahkan, kondisi tersebut tidak serta merta memengaruhi ekonomi Indonesia kuartal II tahun ini.

"Tidak bisa secara langsung disimpulkan akan memengaruhi ekonomi kuartal II karena namanya sentimen konsumen. Kalau GDP (produk domestik bruto) itu pengaruhnya lebih ke sektor riil. Kita perlu jeda waktu buat meyakinkan konsumen," pungkasnya.

Dia mencontohkan, misalanya peemrintah sudah mengeluarkan banyak dana tapi masyarakat belum merasa nyaman maka mereka perlu diberikan waktu untuk melihat bukti bahwa pengeluaran pemerintah itu dialokasikan untuk sektor apa saja.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tinjau SMK Negeri 2...
Tinjau SMK Negeri 2 Palembang, Ini Kesan Presiden Jokowi
Upaya Mencegah PHK Massal...
Upaya Mencegah PHK Massal di Sektor Industri
Produktivitas Sektor...
Produktivitas Sektor Industri
Indeks Manufaktur Meningkat,...
Indeks Manufaktur Meningkat, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik dari Thailand dan Malaysia
Perdana Sejak Februari,...
Perdana Sejak Februari, Ekspansif Bisnis Perusahaan Manufaktur Bergerak Cepat
Forklift Unggulan Trakindo...
Forklift Unggulan Trakindo Genjot Produktivitas di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
31 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
37 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Mengkritik...
Elon Musk Mengkritik Jet Tempur Siluman F-35 yang Masih Berpilot
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved