Ini Cara Agar Rupiah Tak Terimbas Isu The Fed

Minggu, 02 Agustus 2015 - 15:20 WIB
Ini Cara Agar Rupiah...
Ini Cara Agar Rupiah Tak Terimbas Isu The Fed
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listianto membeberkan cara agar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), tidak terimbas dengan rencana kenaikan tingkat suku bunga AS (The Fed).

Dia mengatakan, isu kenaikan suku bunga The Fed hanya bisa diredam jika kondisi neraca transaksi berjalan (current account) Indonesia tidak defisit dan semakin membaik. (Baca: Isu Suku Bunga Fed Hempaskan Rupiah)

"Isu ini hanya bisa diredam kalau current account akan semakin membaik dan surplus. Kelemahan kita di situ, sudah current account defisit, kemudian ditimpa isu (The Fed)," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (2/8/2015).

Menurut Eko, kenaikan suku bunga The Fed yang ditakutkan akan menyedot dana kembali ke AS (capital outflow) sejatinya tidak akan serta merta terjadi. Sebab, pemulihan ekonomi Negeri Paman Sam tersebut tidak langsung menjadi membaik sepenuhnya.

"Banyak sekali faktor yang meragukan tingkat kekuatan dan pemulihan ekonomi AS. Wacana kenaikan suku bunga kan sudah lama. Sejak tappering off berakhir, sampai sekarang belum dinaikkan," imbuh dia.

Eko mengungkapkan, tarik ulur rencana kenaikan suku bunga The Fed lantaran bank sentral AS masih sangat berhati-hati melihat kemampuan AS jika suku bunga dinaikkan.

"Kalau katakan (The Fed) naik 25 basis point (bp), tidak akan tiba-tiba dana masuk kembali ke sana juga. Kalaupun ada tersedot dana, saya rasa tidak seluruhnya. Pasti akan kembali lagi, karena sumber perekonomian itu adanya di negara berkembang," pungkasnya. (lly)

Baca juga:

Rupiah Berakhir Terkapar Lewati Rp13.500/USD

Stamina Loyo Bikin RI Rentan Kondisi Eksternal

USD Makin Perkasa, Sirine Awal Krisis Keuangan Global
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
4 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved