China Ngebet Gandeng BUMN

Senin, 03 Agustus 2015 - 11:59 WIB
China Ngebet Gandeng...
China Ngebet Gandeng BUMN
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sahala Lumban Gaol mengungkapkan, investor China makin serius menjajaki kerja sama dengan BUMN Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Xie Feng demi menindaklanjuti kerja sama tersebut.

Sekadar mengingatkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada kunjungan kerja Februari 2015 bersama beberapa menteri kabinet kerja telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kementerian BUMN dengan National Development Reformation Commission (NDRC) milik China.

MoU tersebut menekankan, jika pemerintah melakukan kerja sama dengan China, maka NDRC akan merekomendasikan perusahaan terbaik dari China, begitupun sebaliknya Kementerian BUMN juga akan melakukan hal sama kepada China.

Selain itu, ‎Kementerian BUMN juga melakukan penandatanganan MoU dengan China Development Bank (CDB) untuk menyediakan dana sebesar USD20 miliar dalam rangka membiayai proyek yang akan dikerjakan tujuh BUMN Indonesia bersama China.

"Begini, kan dulu sudah ada MoU Ibu Menteri BUMN dengan NDRC. Ada rencana investasinya China ke Indonesia. Kemudian ada juga keinginan mereka berpartisipasi joint venture dengan BUMN. Antara lain bagaimana follow up-nya," kata Sahala di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Bahkan, dalam waktu dekat menteri terkait dari China juga akan ‎mengunjungi Kementerian BUMN untuk berdiskusi lebih lanjut terkait kerja sama antara BUMN dua negara tersebut.

"Kita ingin merealisasikan rencana itu lebih serius dengan beberapa proyek investasi mereka di Indonesia. Itu yang akan kita dengar dari mereka (menteri China) kalau mereka datang. Lalu kita akan review lebih detail," imbuh dia.

Sahala menjelaskan, kerja sama yang dijajaki antara China dan Indonesia tersebut kini sudah masuk tahap review proyek. Perusahaan pelat merah asal Cina yang berminat berinvestasi di Tanah Air sudah mulai berdiskusi dengan BUMN Indonesia.

"Ya ini review proyek. ‎Ofcourse setelah itu akan ada loan agreement China Development Bank (CDB) dengan BUMN kita. CDB dan ICBC. Ini kan proyek jangka panjang. Itu nanti akan kita lihat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
55 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved