Suryamin Yakin Ekonomi Semester II Bisa Tumbuh 5%
Rabu, 05 Agustus 2015 - 15:32 WIB
Suryamin Yakin Ekonomi Semester II Bisa Tumbuh 5%
A
A
A
JAKARTA - Meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal II menurun sedikit dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 4,67%, namun peluang tumbuh ekonomi tumbuh 5% di semester II masih terbuka.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, peluang ekonomi dalam enam bulan terakhir tahun ini didukung beberapa hal, terutama pembangunan dan penyelesaian proyek infrastruktur pemerintah.
"Belanja modal pemerintah 2015 itu Rp275,8 triliun, 2014 kan Rp160,8 triliun, naik Rp115 triliun. Kemudian yang baru diserap di semester I baru 9,74%. Nanti ada penyelesaian Cipali, tol laut juga akan dibangun," kata dia di Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Menurut dia, dengan adanya percepatan penyerapan di sisa tahun ini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Selain itu, industri manufaktur juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi semester ini.
"Di Industri manufaktur kalau dilihat per sub sektor ada yang kelihatannya menggembirakan. Jadi semester II, saya pikir bisa digenjot di 5%," pungkas dia.
Sekadar informasi, pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,2% dari 5,4% dan sebelumnya 5,7%. Sementara Bank Indonesia (BI) merevisi menjadi 5%-5,4% dari 5,4%-5,8%.
(Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, peluang ekonomi dalam enam bulan terakhir tahun ini didukung beberapa hal, terutama pembangunan dan penyelesaian proyek infrastruktur pemerintah.
"Belanja modal pemerintah 2015 itu Rp275,8 triliun, 2014 kan Rp160,8 triliun, naik Rp115 triliun. Kemudian yang baru diserap di semester I baru 9,74%. Nanti ada penyelesaian Cipali, tol laut juga akan dibangun," kata dia di Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Menurut dia, dengan adanya percepatan penyerapan di sisa tahun ini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Selain itu, industri manufaktur juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi semester ini.
"Di Industri manufaktur kalau dilihat per sub sektor ada yang kelihatannya menggembirakan. Jadi semester II, saya pikir bisa digenjot di 5%," pungkas dia.
Sekadar informasi, pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,2% dari 5,4% dan sebelumnya 5,7%. Sementara Bank Indonesia (BI) merevisi menjadi 5%-5,4% dari 5,4%-5,8%.
(Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%)
(rna)
Lihat Juga :