4 Menteri Ini Kompak Rapat Rutin Bahas Infrastruktur
Rabu, 05 Agustus 2015 - 18:54 WIB
4 Menteri Ini Kompak Rapat Rutin Bahas Infrastruktur
A
A
A
JAKARTA - Empat menteri dalam Kabinet Kerja, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kompak menggelar rapat rutin, membahas progres proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah.
Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, empat menteri tersebut memiliki komitmen mengadakan rapat rutin tiap dua pekan untuk melihat progres detail mengenai proyek infrastruktur, khususnya jalan tol dan bendungan.
"Misalny jalan tol ruas ini. Ada yang bisa diselesaikan segera enggak, dan bisa dilakukan percepatannya. Ada yang bisa ditelepon, ini hitung yah. Pokoknya tiap dua pekan," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Dia mengungkapkan, penyediaan lahan untuk beberapa tol sudah bisa mulai ditenderkan akhir Agustus hingga September. Proses ini lebih cepat dari sebelumnya yang ditargetkan baru mulai tender November hingga Desember.
"Misalnya di tol Palembang-Indralaya, ini belum, yang ini dicek, yang ini ada progres. Soal tender, kalau ada yang bisa dipercepat akan kita lakukan percepatan. Tapi tetap itu saya kira sama MenPUPR," pungkasnya.
Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, empat menteri tersebut memiliki komitmen mengadakan rapat rutin tiap dua pekan untuk melihat progres detail mengenai proyek infrastruktur, khususnya jalan tol dan bendungan.
"Misalny jalan tol ruas ini. Ada yang bisa diselesaikan segera enggak, dan bisa dilakukan percepatannya. Ada yang bisa ditelepon, ini hitung yah. Pokoknya tiap dua pekan," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Dia mengungkapkan, penyediaan lahan untuk beberapa tol sudah bisa mulai ditenderkan akhir Agustus hingga September. Proses ini lebih cepat dari sebelumnya yang ditargetkan baru mulai tender November hingga Desember.
"Misalnya di tol Palembang-Indralaya, ini belum, yang ini dicek, yang ini ada progres. Soal tender, kalau ada yang bisa dipercepat akan kita lakukan percepatan. Tapi tetap itu saya kira sama MenPUPR," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :