Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 06 Agustus 2015 - 11:27 WIB
Pemerintah Harus Realistis...
Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, pemerintah tidak lagi memiliki banyak waktu untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Terlebih, dalam satu semester ekonomi Indonesia hanya tumbuh di kisaran 4,7%.

Direktur Indef Enny Sri Hartati mengungkapkan, pemerintah harus realistis menyikapi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika ingin mencapai pertumbuhan 5,2% di akhir tahun, paling tidak pertumbuhan di semester II minimal mencapai 5,5%. (Baca: Mustahil Ekonomi RI Semester II Tumbuh 5,7%).

"Sekarang apakah memang ada semacam Bandung Bondowoso yang bisa jumping pertumbuhan ekonomi Indonesia. Artinya, ini harus realistis," katanya saat dihubungi Sindonews, Kamis (6/8/2015).

Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan 5,5% pada semester II, harus ada pemicu seperti stimulus fiskal. Namun, sulit rasanya mencapai pertumbuhan tersebut dengan waktu hanya lima bulan. (Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%).

"Apa yang bisa dilakukan dalam lima bulan. Paling menghabiskan anggaran saja. Waktunya enggak cukup," imbuh dia.

Pembangunan infrastruktur, sambung Enny, jika dilakukan dengan konsisten pun baru bisa dirasakan dampaknya tahun depan. Sebab, infrastruktur merupakan proyek jangka menengah panjang. "Harus ada yang dikerjakan jangka pendek. Tapi program jangka pendek hilang," ungkapnya.

Sebelumnya, para pakar ekonomi telah mengultimatum bahwa perekonomian Indonesia sudah berada di lampu kuning, dengan 10 macam indikator. Namun, pemerintah seakan tutup telinga dan justru membuat perekonomian Indonesia beranjak menuju lampu merah. (Baca: Jokowi Diminta Hati-hati Ekonomi Terus Memburuk).

"Kan sudah disampaikan 10 indikator bahwa ekonomi kita lampu kuning. Tapi kan pemerintah enggak mau dengar. Jadi bukan lampu kuning, malah jadi lampu merah," pungkas Enny.

Baca juga:

Ekonomi Melambat, Indef: Stop Salahkan Kondisi Global!

Ekonom: Ekonomi RI 4,67% Terendah Sejak 2009

Suryamin Yakin Ekonomi Semester II Bisa Tumbuh 5%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
8 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
8 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
9 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
9 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
10 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
10 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved