Ini yang Bikin Ekonomi RI Makin Lesu

Kamis, 06 Agustus 2015 - 12:44 WIB
Ini yang Bikin Ekonomi...
Ini yang Bikin Ekonomi RI Makin Lesu
A A A
JAKARTA - Perlambatan ekonomi masih berlanjut di kuartal II/2015, yang tercatat hanya tumbuh 4,67% (year on year/yoy), menurun dibanding kuartal sebelumnya sebesar 4,72% (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi yang melemah sejalan dengan berbagai indikator yang dipantau dalam beberapa bulan terakhir dan perkiraan BI.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2015 yang masih melambat terutama didorong melemahnya pertumbuhan investasi, konsumsi pemerintah, dan konsumsi rumah tangga. (Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%).

"Pelemahan investasi sejalan dengan implementasi proyek infrastruktur pemerintah yang belum secepat perkiraan serta perilaku menunggu (wait and see) investor swasta," katanya seperti dikutip dalam laman BI di Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Sementara itu, reorganisasi beberapa kementerian/lembaga (penyesuaian nomenklatur) berdampak pada penyerapan belanja pemerintah yang rendah, sehingga konsumsi pemerintah masih tumbuh terbatas. (Baca: Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi).

"Meski masih kuat, konsumsi rumah tangga sedikit melambat dipengaruhi daya beli masyarakat yang cenderung menurun," imbuh dia. (Baca:Mustahil Ekonomi RI Semester II Tumbuh 5,7%).

Dari sisi eksternal, ekspor tumbuh terbatas seiring pemulihan ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas yang masih menurun. "Di sisi lain, pertumbuhan impor terkontraksi lebih dalam sejalan dengan lemahnya permintaan domestikā€Ž," tandas Tirta.

Baca juga:

Ekonomi Melambat, Indef: Stop Salahkan Kondisi Global!

Ekonom: Ekonomi RI 4,67% Terendah Sejak 2009

Suryamin Yakin Ekonomi Semester II Bisa Tumbuh 5%

Jokowi Diminta Hati-hati Ekonomi Terus Memburuk
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved