Bursa Asia Defensif, IHSG Dibuka Terkoreksi

Senin, 10 Agustus 2015 - 09:19 WIB
Bursa Asia Defensif,...
Bursa Asia Defensif, IHSG Dibuka Terkoreksi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka terkoreksi di tengah defensifnya bursa Asia. IHSG minus 9,09 poin atau 0,19% ke level 4.761,21.

IHSG akhir pekan lalu ditutup turun 36,26 poin atau 0,75% ke level 4.770,30. Pelemahan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka defensif pada setelah indikasi baru dari perlambatan ekonomi China menambah tekanan setelah prospek naiknya suku bunga Amerika Serikat pada bulan depan.

"Pasar memulai dengan pertumbuhan struktural yang lebih rendah di China dan mengakhiri apa yang disebut komoditas supercycle (yang lebih baik)," kata ahli strategi pasar global di JPMorgan Asset Management Yoshinori Shigemi, seperti dilansir dari Reuters, Senin (10/8/2015).

Adapun ekspor China jatuh 8,3% pada Juli, penurunan terbesar dalam empat bulan dan jauh lebih buruk dari perkiraan ekonom. Deflasi harga produsen memburuk menjadi 5,4%, terendah sejak akhir 2009.

Sementara Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan, jumlah tenaga kerja bertambah 215.000 pada Juli dan tingkat pengangguran bertahan di level terendah tujuh tahun sebesar 5,3%.

Adapun, indeks Shanghai melemah menguat 48,59 poin atau 1,30% menjadi 3.792,45; indeks Hang Seng anjlok 342,43 poin atau 1,39% menjadi 24.210,04; dan indeks Nikkei tergerus 40,31 poin atau 0,19% ke 20.684,25.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp108 miliar dengan 142 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,30 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp22,74 miliar dan aksi beli Rp21,44 miliar. Tercatat 42 saham menguat, 55 saham melemah dan 73 saham stagnan.

Sektor saham hari ini dibuka variatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang turun 0,89%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah sektor infrastruktur naik 0,20%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp100 menjadi Rp9.750, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 menjadi Rp18.100 dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp100 menjadi Rp17.000.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 menjadi Rp10.000, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp200 menjadi Rp10.350 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp75 menjadi Rp5.825.

Baca:

Pelemahan Lanjutan IHSG Dimungkinkan Terjadi

IHSG Awal Pekan Diperkirakan Masih Melemah
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved