DPR: Rupiah Terpuruk Jadi Warning Menteri Ekonomi

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 10:36 WIB
DPR: Rupiah Terpuruk...
DPR: Rupiah Terpuruk Jadi Warning Menteri Ekonomi
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Ahmadi Noorsupit mengatakan, rupiah yang hampir menembus Rp14.000/USD merupakan warning buat menteri terkait bidang ekonomi. Keterpurukan rupiah harus harus segera di atasi.

Menurutnya, hal ini berhubungan erat dengan kepercayaan pasar yang harus dikembalikan secara cepat agar publik tidak terus menerus diberikan harapan palsu.

"Harus segera di atasi karena ini menyangkut kepercayaan. Jadi harus dikembalikan. Karena di sini pelaku ekonomi sangat gelisah dengan kondisi ini. Mereka khawatir kalau dolar yang bertahan," kata Supit di kompleks Gedung DPR RI sebelum Sidang Nota Keuangan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Selain itu, kata Supit, mereka akan terbebani dengan ketidakmampuan membayar utang akibat pelemahan rupiah yang tidak terkontrol.

"Mereka enggak akan mampu bayar utang karena rupiah melemah enggak terkontrol. Utang BUMN juga banyak sekali," kata dia.

Supit menyayangkan mekanisme pemerintah yang terlalu mudah untuk utang luar negeri, sehingga mengakibatkan utang Indonesia membengkak.

Di sini, lanjut dia, APBN punya peran signifikan untuk membantu melunasi utang pemerintah dengan berbagai macam kegiatan untuk daerah.

"APBN punya peran signifikan untuk mendorong pertumbuhan daerah. Transfer derah lebih besar dari belanja KL. Sehingga di daerah, ekonominya bisa gerak, uang beredar akan banyak di daerah, jadi enggak cukup kalau trust saja," pungkasnya.

Baca: China Berhenti Lemahkan Yuan, Rupiah Dibuka Negatif
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
7 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
7 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
8 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved