DPD: Beban Pemerintahan Jokowi Banyak

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 11:27 WIB
DPD: Beban Pemerintahan...
DPD: Beban Pemerintahan Jokowi Banyak
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman mengatakan, beban pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup banyak.

Dia menjelaskan, beban ini dipengaruhi beberapa faktor ekonomi, seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi, realisasi pajak dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Ekonomi pertumbuhan lambat, pajak tidak capai target, serapan APBN dan APBD lamban, sehingga berpotensi meningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Pasalnya, dia menambahkan, kenaikan harga komoditas pangan, seperti beras dan daging membuat beban masyarakat semakin berat.

"Selain itu, kesenjangan pembangunan di barat dan timur, kota dan desa, ekonomi modern dan tradisional dan membesarnya rasio produk domestik bruto (PDB)," ujarnya.

Untuk itu, menurut dia, pemerintah bisa memanfaatkan sumber daya alam (SDA) untuk kemakmuran rakyat.

"Tantangan untuk kesejahteraan masyarakat dengan menangani fakir miskin, anak terlantar, narkoba, perlindungan anak, dan perdagangan manusia," pungkasnya.

Di sisi lain, Irman mengapresiasi pemerintahan Jokowi yang sudah mencairkan dana desa meski belum setahun berjalan.

"Ada hal positif, apresiasi dana desa cair April kemarin, walaupun belum capai 10% di luar dana untuk menransfernya," ujar dia.

Irman menyampaikan, tetap masih ada kekurangan seperti ada beberapa daerah yang belum bisa memanfaatkan dana tersebut karena terkendala pemahaman yang kurang.

"Penyaluran dana desa bisa memantapkan alokasi belanja daerah melalui APBN," jelas Irman.

Dia menambahkan, DPD juga akan memperbaiki aturan sinergi dengan pemerintah pusat, sehingga mendapatkan koordinasi yang baik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
26 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved