Menteri Susi Dinilai Cuma Gembar-gembor Tanpa Realisasi
Jum'at, 14 Agustus 2015 - 13:56 WIB
Menteri Susi Dinilai Cuma Gembar-gembor Tanpa Realisasi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Anggaran Ahmadi Noor Supit menilai Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti cuma gembar-gembor, namun hingga kini belum ada langkah kerja maksimal yang dilakukannya untuk meningkatkan kelautan dan perikanan.
Buktinya, lanjut dia, pemasukan negara dari sektor kelautan hanya Rp30 miliar sampai saat ini. Bahkan, Supit menegaskan bahwa Susi hanya gembar gembor namun sedang realisasinya tidak ada.
Pasalnya, target pemasukan negara dari sektor kelautan sebesar Rp500 miliar tahun ini. "Susi itu cuma gembar gembor, tapi faktanya dia enggak bisa genjot penerimaan dari target yang dipatoknya sebesar Rp500 miliar tahun ini. Yang terealisasi hanya Rp30 miliar," kata dia di DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Menurutnya, kondisi seperti ini yang sebetulnya menghambat. Antara omong besar dengan fakta harusnya sejalan agar tidak terjadi ketimpangan antara omongan dan realisasi.
Padahal, posisi Menteri Koordinatornya saat ini terbilang sudah baik. Sosok-sosoknya dinilai sudah cukup kuat. Namun yang jadi pertanyaan, mampukah dia berkoordinasi di bawah naungan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim.
"Selain Susi kan ada Jonan, nah mereka punya gaya-gaya sendiri, kadang jalan sendiri, akhirnya birokrasi enggak jalan, enggak matching. Nah ini fungsi Menko, panggil dan koordinasi lah dengan mereka. Segera benahi koordinasi," pungkasnya.
Buktinya, lanjut dia, pemasukan negara dari sektor kelautan hanya Rp30 miliar sampai saat ini. Bahkan, Supit menegaskan bahwa Susi hanya gembar gembor namun sedang realisasinya tidak ada.
Pasalnya, target pemasukan negara dari sektor kelautan sebesar Rp500 miliar tahun ini. "Susi itu cuma gembar gembor, tapi faktanya dia enggak bisa genjot penerimaan dari target yang dipatoknya sebesar Rp500 miliar tahun ini. Yang terealisasi hanya Rp30 miliar," kata dia di DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Menurutnya, kondisi seperti ini yang sebetulnya menghambat. Antara omong besar dengan fakta harusnya sejalan agar tidak terjadi ketimpangan antara omongan dan realisasi.
Padahal, posisi Menteri Koordinatornya saat ini terbilang sudah baik. Sosok-sosoknya dinilai sudah cukup kuat. Namun yang jadi pertanyaan, mampukah dia berkoordinasi di bawah naungan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim.
"Selain Susi kan ada Jonan, nah mereka punya gaya-gaya sendiri, kadang jalan sendiri, akhirnya birokrasi enggak jalan, enggak matching. Nah ini fungsi Menko, panggil dan koordinasi lah dengan mereka. Segera benahi koordinasi," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :