Rupiah Berpotensi Kembali Terdepresiasi

Rabu, 19 Agustus 2015 - 08:42 WIB
Rupiah Berpotensi Kembali...
Rupiah Berpotensi Kembali Terdepresiasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diperkirakan berpotensi kembali terdepresiasi.

"Belum adanya sentimen positif membuat rupiah dapat berpotensi kembali melemah. Rilis data-data makro tidak dapat diharapkan untuk menahan pelemahan laju rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Dia menyarankan, tetap mencermati sentimen dan berita yang dirilis. Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.825-Rp13.842/USD.

Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.831/USD, melemah 68 poin dari posisi akhir pekan lalu di level Rp13.763/USD.

Reza menyampaikan, masih terlihat melemahnya laju yuan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) turut berpengaruh pada pelemahan rupiah.

Kemarin, meski imbas devaluasi yuan mulai mereda, namun belum sepenuhnya memberikan sentimen positif pada laju rupiah yang masih terus mengalami pelemahan. Kekhawatiran akan penembusan support psikologis pun kembali terjadi, sehingga membuat laju rupiah tetap di tren pelemahannya.

Masih terlihat melemahnya laju yuan terhadap USD turut berpengaruh pada pelemahan rupiah. Bahkan rilis surplus neraca perdagangan kurang ditanggapi karena nilai ekspor dan impornya mengalami penurunan.

Nilai ekspor Indonesia Juli 2015 mencapai USD11,41 miliar atau mengalami penurunan sebesar 15,53% dibanding ekspor Juni 2015. Sementara bila dibanding Juli 2014 mengalami penurunan sebesar 19,23%.

Nilai impor Indonesia Juli 2015 mencapai USD10,08 miliar atau turun 22,36% dibanding Juni 2015. Demikian pula apabila dibanding Juli 2014 turun 28,44%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
19 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
49 menit yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
1 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved