Pengamat Sayangkan Sikap Rizal Ramli Tantang Debat JK
Kamis, 20 Agustus 2015 - 14:19 WIB
Pengamat Sayangkan Sikap Rizal Ramli Tantang Debat JK
A
A
A
JAKARTA - Direktur Center for Indonesian Resources Strategic Studies (Ciruss) Budi Santoso menyayangkan sikap Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang menantang Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) debat soal proyek listrik 35.000 MW.
Dia mengakui, proyek listrik yang digagas pemerintah tersebut sejatinya memang sulit untuk terealisasi, namun tidak etis rasanya jika Rizal Ramli menantang JK. Terlebih posisinya saat ini sebagai menteri, yang notabenenya merupakan bawahan JK. (Baca: Rizal Ramli Tantang JK Debat soal Listrik 35.000 MW).
"Pak Rizal Ramli benar pesimis karena memang susbtansialnya itu tidak berubah. Tapi mungkin ketika dia sudah jadi menteri jangan ngomong begitu. Karena kalau dia tahu (proyek 35.000 MW tidak realistis), dia panggil semua menterinya rapat internal sampai itu tercapai," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Kendati demikian, sambung Budi, pernyataan yang dilontarkan Rizal Ramli terkait sikap pesimisnya tersebut tidak akan berpengaruh terhadap minat investor untuk masuk ke dalam proyek tersebut.
"Jadi investor itu terpengaruh bukan karena statement, investor pesimis berdasarkan pengalaman yang dia alami selama ini. Investor itu skeptis bukan karena statement Rizal, tapi berdasarkan apa yang dia alami," pungkasnya.
Baca:
Tanggapan Jokowi atas Kritik Rizal Ramli soal Proyek Listrik
JK Minta Rizal Ramli Pelajari Proyek Listrik 35.000 MW
Dia mengakui, proyek listrik yang digagas pemerintah tersebut sejatinya memang sulit untuk terealisasi, namun tidak etis rasanya jika Rizal Ramli menantang JK. Terlebih posisinya saat ini sebagai menteri, yang notabenenya merupakan bawahan JK. (Baca: Rizal Ramli Tantang JK Debat soal Listrik 35.000 MW).
"Pak Rizal Ramli benar pesimis karena memang susbtansialnya itu tidak berubah. Tapi mungkin ketika dia sudah jadi menteri jangan ngomong begitu. Karena kalau dia tahu (proyek 35.000 MW tidak realistis), dia panggil semua menterinya rapat internal sampai itu tercapai," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Kendati demikian, sambung Budi, pernyataan yang dilontarkan Rizal Ramli terkait sikap pesimisnya tersebut tidak akan berpengaruh terhadap minat investor untuk masuk ke dalam proyek tersebut.
"Jadi investor itu terpengaruh bukan karena statement, investor pesimis berdasarkan pengalaman yang dia alami selama ini. Investor itu skeptis bukan karena statement Rizal, tapi berdasarkan apa yang dia alami," pungkasnya.
Baca:
Tanggapan Jokowi atas Kritik Rizal Ramli soal Proyek Listrik
JK Minta Rizal Ramli Pelajari Proyek Listrik 35.000 MW
(izz)
Lihat Juga :