Elpiji 12 Kg Pertamina Ternyata Lebih Murah dari Swasta
Kamis, 20 Agustus 2015 - 14:41 WIB
Elpiji 12 Kg Pertamina Ternyata Lebih Murah dari Swasta
A
A
A
JAKARTA - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menyayangkan sikap pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menjual elpiji 12 kilogram (kg) dengan harga jauh lebih murah ketimbang swasta. Padahal, konsumen elpiji 12 kg didominasi kelas menengah ke atas dan hanya sekitar 10% dari konsumen elpiji secara umum.
“Pertamina menjual dengan harga yang ternyata sangat murah dibanding swasta, ini terkesan lebih ke memonopoli perdagangan Elpiji. Sedangkan pihak swasta Blue Gas, menjual dengan harga Rp20.900/kg. Sementara Pertamina masih menjual dengan harga Rp12.900/kg," ujar dia di Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan selisih harga tersebut. Pasalnya, dengan penetapan harga jauh lebih murah memiliki potensi hilangnya pendapatan yang besar dan berdampak pada kesehatan BUMN itu sendiri.
“Artinya, ada kesengajaan untuk tidak menyehatkan BUMN. Secara UU perseroan, BUMN kan diharuskan meraup untung dan tidak boleh rugi,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, di tengah harga minyak dunia sedang turun dalam beberapa pekan terakhir, ternyata Pertamina menjual elpiji 12 kg dengan harga sekitar Rp12.900/kg. Sementara badan usaha niaga elpiji swasta (Blue Gas), yang menjual elpiji nonsubsidi 5 kg mematok harga Rp20.900/kg.
“Pertamina menjual dengan harga yang ternyata sangat murah dibanding swasta, ini terkesan lebih ke memonopoli perdagangan Elpiji. Sedangkan pihak swasta Blue Gas, menjual dengan harga Rp20.900/kg. Sementara Pertamina masih menjual dengan harga Rp12.900/kg," ujar dia di Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan selisih harga tersebut. Pasalnya, dengan penetapan harga jauh lebih murah memiliki potensi hilangnya pendapatan yang besar dan berdampak pada kesehatan BUMN itu sendiri.
“Artinya, ada kesengajaan untuk tidak menyehatkan BUMN. Secara UU perseroan, BUMN kan diharuskan meraup untung dan tidak boleh rugi,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, di tengah harga minyak dunia sedang turun dalam beberapa pekan terakhir, ternyata Pertamina menjual elpiji 12 kg dengan harga sekitar Rp12.900/kg. Sementara badan usaha niaga elpiji swasta (Blue Gas), yang menjual elpiji nonsubsidi 5 kg mematok harga Rp20.900/kg.
(rna)
Lihat Juga :