Agus Marto Tak Tahu DPR Minta BI Diaudit BPK

Senin, 24 Agustus 2015 - 20:25 WIB
Agus Marto Tak Tahu...
Agus Marto Tak Tahu DPR Minta BI Diaudit BPK
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengaku belum mengetahui permintaan DPR RI agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap lembaganya, atas pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi saat ini.

Menurutnya, dalam pertemuannya dengan Komisi XI DPR RI tadi siang tidak disinggung mengenai rencana audit BPK terhadap BI. (Baca: Rupiah Tembus Rp14.000/USD, DPR Minta BPK Audit BI)

"‎Enggak (audit BPK terhadap BI), tadi kan saya baru ada pembicaraan di DPR, di Komisi XI hal itu tidak disinggung," ujarnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2015).

Dia menjelaskan, dalam pertemuannya dengan Komisi XI DPR RI tadi siang hanya membahas terkait rencana anggaran tahunan BI untuk periode 2016. Terkait permintaan DPR untuk mengaudit BI atas pelemahan rupiah tidak menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

"‎Kami kan tadi melakukan pembahasan rencana anggaran tahunan BI tahun 2016. Kita membicarakan secara umum, pembahasan anggaran tahunan BI dan dibuat panja untuk kita menindaklanjuti," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit tertentu kepada Bank Indonesia (BI) untuk menelusuri penyebab melemahnya nilai tukar rupiah hingga tembus Rp14.000/USD. (Baca: Rupiah Makin Kritis Dihajar Sentimen Global).

"Dengan keadannya demikian, kalau sampai dolar mencapai Rp14 ribu lebih, saya rasa sudah saatnya Komisi XI mengundang BPK untuk mengadakan audit dengan tujuan tertentu terhadap Bank Indonesia," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca juga:

Rupiah Makin Kritis, Ini Komentar Chatib Basri

Jangan Remehkan Kondisi Ekonomi

HT: Pertemuan Jokowi dan Pengusaha Belum Konkret
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
1 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
2 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved