Pemerintah Perlu Bentuk Tim Penanganan Krisis Moneter

Selasa, 25 Agustus 2015 - 20:33 WIB
Pemerintah Perlu Bentuk...
Pemerintah Perlu Bentuk Tim Penanganan Krisis Moneter
A A A
JAKARTA - Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual mengungkapkan, pemerintah perlu membentuk tim penanganan krisis moneter di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang lampu kuning.

Menurutnya, kendati tidak perlu dipublikasikan dan diumumkan di muka umum, namun hal tersebut sudah menjadi ‎upaya antisipasi pemerintah menghadapi kondisi ekonomi Indonesia yang tidak stabil seperti saat ini.

"‎Iu perlu langkah antisipatif. Tapi itu kadang mungkin sebenarnya di belakang layar saja (tim penanganan krisis moneter). Enggak perlu diumumkan. Terserah pemerintah," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (25/8/2015).

David menuturkan, pelemahan ekonomi yang terjadi di Tanah Air saat ini belum termasuk ke level krisis. Hal ini terlihat dari angka inflasi nasional yang cukup terkendali, dibanding krisis moneter pada 1998 dan 2008.

"Kondisi krisis sih belum, tapi mungkin tim penanganan krisis moneter itu sebenarnya enggak usah dibilangin. Mereka harus siap. Walaupun belum, tapi di belakang layar harus ada," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved