Pemerintah Minta Pengusaha Sinergi Atasi Gejolak Ekonomi

Jum'at, 28 Agustus 2015 - 06:16 WIB
Pemerintah Minta Pengusaha...
Pemerintah Minta Pengusaha Sinergi Atasi Gejolak Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno meminta pengusaha nasional bersinergi dalam menghadapi dan memecahkan gejolak ekonomi yang saat ini tengah dihadapi Indonesia.

Hal ini merespon sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan kerap mengundang dan bertemu dengan kalangan dunia usaha, saat perekonomian Indonesia sedang limbung. (Baca: Jangan Remehkan Kondisi Ekonomi)

"Intinya adalah kita konsolidasi sebagai bangsa untuk menghadapi tekanan ekonomi global yang sangat tidak ramah. Sekarang ini mau tidak mau bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Menurutnya, pemerintah pun juga diuntungkan dengan langkah sigap Bank Indonesia (BI) untuk memecahkan solusi perekonomian di Tanah Air. Sehingga, seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) berkonsolidasi memecahkan permasalahan ekonomi.

‎Dia meminta agar seluruh lapisan masyarakat baik menengah ke bawah hingga ke level pengusaha memandang bahwa permasalahan ekonomi ini menjadi tantangan bersama yang harus dipecahkan.

"‎Ini bukan hanya tantangan bagi birokrat, pejabat, politisi, tetapi juga tantangan bagi pengusaha. Jadi itulah yang sedang berusaha dilakukan Presiden. Mari kita pecahkan bersama permasalahan ini. Kita ini naik di perahu yang sama yah, perahunya harus sama-sama kita jaga," tandasnya.

Baca juga:

Solusi HT Atasi Pelemahan Ekonomi

HT: Kebijakan Penghambat Investasi Harus Direvisi

HT: Rupiah Terus Melemah Kesenjangan Meningkat

China Kolaps Seret Seperempat Negara di Dunia

Utang Menumpuk, AS Diramal Akan Bangkrut seperti Yunani

Ekonomi Melemah, Bos IMF Akan Datangi Indonesia

USD Mahal, Wisata ke Luar Negeri Merosot Hampir 50%
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved