Darmin: RI Belum Berhasil Lakukan Transformasi Birokrasi

Senin, 31 Agustus 2015 - 18:36 WIB
Darmin: RI Belum Berhasil...
Darmin: RI Belum Berhasil Lakukan Transformasi Birokrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian ‎Darmin Nasution menilai Indonesia belum berhasil melakukan transformasi birokrasi dan struktural dalam rangka mendongkrak perekonomian Indonesia.

Dia menjelaskan, transformasi ekonomi yang berhasil sedianya dapat dilihat dari tingkat produktivitas masyarakat yang meningkat. Namun, hal tersebut belum terlihat pada masyarakat di Tanah Air.

"Begini, ekonomi yang berhasil adalah ekonomi yang masyarakatnya produktivitasnya naik, kalau petani, nanamnya tidak hanya singkong, bisa sayur yang lebih mahal, bisa buah-buahan, bisa bunga dan sebagainya. Harganya mahal lho bunga," katanya di gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menuturkan bahwa selama 15 tahun terakhir, Indonesia hanya fokus pada industri praktis yang tidak bisa jadi motor penggerak ekonomi. "Ditambah kebijakan lain itu modal dasar untuk lahirkan transformasi ekonomi," imbuh dia.

Darmin menambahkan, pemerintah belum berhasil menggerakkan dana masyarakat masuk ke bank. Akibatnya, tabungan (saving) masyarakat untuk menopang perekonomian Indonesia kecil.

"Pertama, kita belum berhasil menggerakkan dana masyarakat masuk ke bank. Banyak sekali dana di luar sana yang kemudian disimpan di lemari di bawah bantal. Kedua, faktor suplai side kurang dikembangkan, yang namanya SDM," terangnya.

Menurutnya, untuk menarik dana masyarakat agar bisa masuk ke perbankan dapat dilakukan dengan mengembangkan agen bank seperti menggunakan e-money.

"‎Saya memancing supaya diskusi jangan lupa pada faktor itu. Bukan mau mengatakan hanya itu yang mau didiskusikan‎," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
27 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
36 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
52 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
54 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved