Pameran Wisata Targetkan Rp2,5 Triliun

Kamis, 03 September 2015 - 09:31 WIB
Pameran Wisata Targetkan...
Pameran Wisata Targetkan Rp2,5 Triliun
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PATA Travel Mart (PTM) 2016. Bursa pariwisata internasional bergengsi ini menargetkan transaksi senilai Rp2,5 triliun.

Ajang yang akan digelar di Jakarta pada September 2016 mendatang akan dihadiri sekitar 600 sellers dari 31 negara dan kurang lebih 1.000 buyers dari 49 negara serta diliput lebih dari 100 media internasional. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, dalam upaya menarik kunjungan wisatawan, pemerintah melakukan tiga strategi yaitu promosi, branding, dan selling.

”Dalam hal ini PTM sangat strategis sebagai ajang selling atau menjual produk-produk wisata Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (1/9). Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono mengungkapkan, penyelenggaraan PTM 2016 menelan biaya sekitar Rp10 miliar.

Dia memproyeksi, sekitar 5.000 pelaku usaha pariwisata akan hadir pada ajang ini. Untuk itu, dia meminta kesiapan para agen travel dalam negeri terutama yang bermain di inbound tour. PATA (Pacific Asia Travel Association) merupakan sebuah organisasi internasional non-profit yang didirikan sejak 1952 dengan tujuan mempromosikan daerah-daerah di kawasan Asia Pasifik.

Tak kurang 54 negara tergabung dalam keanggotaan PATA, terdiri dari wakil pemerintah dan perusahaan angkutan regional atau internasional, agen perjalanan, insdutri perhotelan dan organisasi dalam dunia kepariwisataan.

Inda susanti
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
38 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved