Ini Penyebab Belanja Pemda Mandek

Kamis, 03 September 2015 - 21:33 WIB
Ini Penyebab Belanja...
Ini Penyebab Belanja Pemda Mandek
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengungkapkan, faktor belanja pemerintah daerah (Pemda) mandek dan berpengaruh pada roda perekonomian domestik, karena Pemda takut lantaran merasa tidak aman jika menggunakan dana tersebut.

Pramono memberikan usulan kepada Menko Perekonomian Darmin Nasution agar Pemda merasa nyaman menggunakan dana tersebut. Karena banyak dana yang ada di bank daerah yang bisa digunakan untuk spending government untuk membangun.

"Tetapi karena bupati wali kota gubernur dan aparat tidak berani membangun jadi mandek. Mereka merasa tidak aman, tidak nyaman. Tadi itu juga dibahas ke Pak Menko," kata dia di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/9/2015).

Saat ini, dana menumpuk di daerah ada Rp273 triliun dari yang sebelumnya Rp253 triliun. Ini menjadi konsentrasi tersendiri untuk pemerintah guna men-speed up di antaranya sebanyak 154 kebijakan.

"Kita speed up, ada 154 kebijakan yang dianggap baik tingkat menteri ataupun tingkat Perpres, kemudian yang perlu dilakukan perbaikan itu apa saja. Salah satu hal nanti akan dilakukan tentunya bagaimana presiden dalam hal ini pemerintah bisa mengatur Perpres kebijakan yang sifatnya startegis apakah itu Perpres dan Inpres bersamaan, ini yang akan diatur dalam regulasi itu," paparnya.

Kemudian, persoalan dwelling time yang termasuk dalam kebijakan tersebut, juga menjadi fokus utama disamping soal izin kelistrikan.

"Banyak sekali ya (kebijakannya), termasuk yamg jadi conercn misalnya masalah dwelling time ada 122 izin yang harus diisi. Bahkan kemarin Presiden secara spesifik memberikan contoh masalah kelistrikan ada 200 lebih lembar untuk izin harusnya dipangkas jadi di bawah 10 lembar. Hal seperti itulah yang nanti akan dilakukan," pungkas Pramono.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reformasi Belanja Daerah
Reformasi Belanja Daerah
Harapan dan Tantangan...
Harapan dan Tantangan Pembangunan Daerah di 2022
Pembangunan Daerah untuk...
Pembangunan Daerah untuk Daya Tahan Ekonomi
Bupati Barru: RKPD Harus...
Bupati Barru: RKPD Harus Berlandaskan Nilai Manfaat pada Rakyat
RPJMD 2021-2026, Belanja...
RPJMD 2021-2026, Belanja Modal Kabupaten Pangkep Ditambah
Belanja Negara dalam...
Belanja Negara dalam Konvergensi Wilayah: Efektifkah?
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
29 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
36 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved